2 Petugas Damkar Pingsan Saat Padamkan Kebakaran Pabrik Kayu Temanggung

BNews—TEMANGGUNG Kebakaran hebat yang menghanguskan pabrik kayu PT Kayu Lima Utama (KLU) Temanggung menyebabkan kerugian materiil hingga miliaran rupiah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun dua petugas pemadam kebakaran (damkar) harus dievakuasi karena kekurangan oksigen.

Dalam kebakaran di Jalan Raya Kranggan Pringsurat KM1, Desa Nguwet, Kranggan tersebut sedikitnya 18 armada damkar dikerahkan. Bagaimana tidak, petugas harus berpacu dengan waktu lantaran pabrik kayu tersebut juga berisi bahan-bahan mudang mudah terbakar. Dan dikhawatirkan dapat merembet ke bangunan sekitarnya.

Informasi yang dihimpun, sekuriti pabrik diketahui selesai melakukan kontrol ruangan secara keseluruhan sekitar pukul 11.45WIB. Tak berselang lama, salah satu karyawan melaporkan adanya kebakaran di lantai atas gedung.

Sekuriti langsung menuju titik tersebut untuk memadamkan dengan apar. Namun diduga karena api membakar cat dan tiner ditambah sumber api di lantai atas membuat petugas kewalahan memadamkan api.

”Kebetulan saat itu ada pekerjaan pengelasan di bagian atap yang bocor. Kami tidak tahu pasti api dari mana dan yang jelas titik api pertama dari bagian atap,” ungkap salah satu karyawan PT KLU, Firdaus.

Sebanyak 18 unit mobil damkar dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api yang kian membesar. Yakni dari Damkar Kabupaten Temanggung, Magelang dan Semarang.

Proses pemadaman api berlangsung dramatis. Angin yang berembus kencang membuat api semakin sulit dijinakkan. Dua petugas damkar sempat dievakuasi lantaran kekurangan oksigen saat berupaya memadamkan api.

”Yang terbakar ini semacam pabrik pelapisan kayu, jadi banyak bahan-bahan yang sangat mudah terbakar. Semaksimal mungkin kita tanggulangi untuk tidak merembet ke bangunan lain,” kata Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Temanggung Edy Cahyadi.

Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 15.15WIB usai petugas damkar dibantu TNI-Polri dan PMI berjibaku selama tiga jam. Informasi sementara, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: