50 Banser Gerebek Lapak Diduga Edarkan Narkoba di Wonosobo, Sasar Pelajar
- calendar_month Ming, 6 Sep 2026

Lapak Diduga Jadi Lokasi Peredaran Narkoba Digerebek 50 Banser di Wonosobo
BNews—WONOSOBO— Sebuah lapak bedengan yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba dan menyasar kalangan pelajar digerebek puluhan anggota Ranting Ansor dan Banser Kalianget di Kampung Argopeni, Kelurahan Kalianget, Kabupaten Wonosobo, Jumat (4/9/2026) malam.
Penggerebekan tersebut dilakukan setelah anggota Banser melakukan pemantauan terhadap aktivitas di lapak yang dikenal warga dengan sebutan “warung Aceh”.
Lapak berukuran sekitar 2 x 3 meter itu berdiri di samping kandang unggas dan kolam ikan nila. Sebelum dilakukan penggerebekan, lokasi tersebut disebut telah menjadi perhatian anggota Banser karena diduga berkaitan dengan peredaran obat terlarang.
50 Personel Banser Gerebek Lapak
Sebanyak sekitar 50 personel Banser terlibat dalam penggerebekan. Aksi dilakukan tanpa melakukan pengrusakan terhadap lapak.
Dari lokasi tersebut, massa mengamankan seorang penjual yang diduga terlibat. Selain pelaku, sejumlah barang bukti juga diamankan dan kemudian diserahkan kepada kepolisian.
Barang bukti yang diamankan antara lain ratusan butir pil berwarna kuning dan putih yang diduga narkoba, sebilah senjata tajam jenis badik, telepon genggam, serta sejumlah uang tunai.
Pelaku bersama seluruh barang bukti selanjutnya diserahkan kepada Polsek Wonosobo untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Banser Soroti Dugaan Narkoba Sasar Pelajar
Ketua Ansor Ranting Kalianget, Slamet Kurniadi, mengatakan penggerebekan dilakukan karena adanya keresahan masyarakat terhadap dugaan peredaran obat terlarang yang dinilai menyasar anak-anak dan pelajar.
Menurut Slamet, keresahan tersebut muncul setelah sejumlah anak usia SMP dan SMA ditemukan dalam kondisi mabuk atau fly ketika menghadiri acara keramaian.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Pihaknya juga mengaku sebelumnya telah melaporkan dugaan transaksi obat terlarang di lokasi tersebut kepada Polres Wonosobo. Namun, menurut Slamet, laporan tersebut belum mendapatkan tindak lanjut.
“Kami sudah menyampaikan dan melapor ke Polres, namun tidak ada tindak lanjut. Akhirnya kami bergerak demi menyelamatkan anak-anak dan pelajar,” ujar Slamet.
Slamet menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses hukum terhadap kasus tersebut. Ia juga berharap lingkungan Kalianget dapat terbebas dari peredaran obat-obatan terlarang.
Satnarkoba Polres Wonosobo Tangani Kasus
Dikonfirmasi secara terpisah, Kasubsi Penmas Humas Polresta Wonosobo, Aiptu Nanang Wibowo, membenarkan adanya penyerahan pelaku beserta barang bukti dari aksi penggerebekan tersebut.
“Benar ada kejadian itu, saat ini kasusnya sedang ditangani Satnarkoba Polres Wonosobo,” singkat Nanang.
Dengan adanya penanganan oleh Satnarkoba Polres Wonosobo, kasus dugaan peredaran narkoba tersebut selanjutnya akan diproses melalui jalur hukum. Polisi masih melakukan pendalaman terkait barang bukti, pelaku, serta dugaan jaringan peredarannya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar