902 Calon Mahasiswa Lolos SNBP Untidar Magelang, Ini Lima Prodi Favorit

BNews—MAGELANG— Universitas Tidar (Untidar) Magelang menerima sebanyak 902 calon mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama, Prof. Dr. Suyitno menyebut bahwa jumlah peminat Untidar di jalur SNBP tahun 2024 sebanyak 8.039 orang. Jumlah peminat tahun ini naik 29,85 persen atau sebanyak 2.400 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

”Peminat Untidar secara keseluruhan berasal dari 27 provinsi di Indonesia, namun yang akhirnya lolos seleksi berasal dari 12 provinsi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (31/3/2024).

Suyitno memaparkan, prodi dengan peminat terbanyak adalah Manajemen dengan 813 orang, disusul Ilmu Komunikasi 616 orang, Ilmu Administrasi Negara 616 orang, Akuntansi 525 orang dan Hukum 521 orang.

”Jumlah calon mahasiswa Prodi Manajemen yang lolos SNBP adalah 40 orang, sehingga rasio ketetatannya adalah 1:20. Bisa diartikan untuk masuk Prodi Manajemen Jalur SNBP di Untidar yakni satu orang harus mengalahkan 20 orang lain,” paparnya.

Dia menjelaskan proses SNBP menggabungkan beberapa indikator penilaian seperti prestasi akademik yaitu nilai rapot, mata pelajaran pendukung bidang yang diambil, prestasi lain atau non akademik dan prestasi sekolah.

IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Prestasi sekolah merupakan capaian penting dalam sekolah itu. Untidar menggunakan indikator nilai test SNBT 3 tahun terakhir sebagai data prestasi sekolah.

“Besar harapan kami 902 calon mahasiswa seluruhnya mendaftar ulang agar tidak ada kursi yang dibiarkan lowong,” imbuhnya.

Calon mahasiswa yang telah lolos SNBP tidak bisa mengikuti jalur seleksi lain seperti SNBT dan Ujian Mandiri diseluruh PTN manapun. Calon mahasiswa harus konsekuen dan bertanggung jawab atas apa yang telah dipilihnya.

Menanggapi perihal ‘black list’ bagi calon mahasiswa dan sekolah yang tidak melakukan registrasi, Menurut Suyitno masih perlu kajian serta kebijakan kasus per kasus.

Untidar tetap mengikuti kebijakan nasional namun juga mempertimbangkan perihal alasan atau penyebab tidak registrasi.

“Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya beberapa calon mahasiswa mengundurkan diri dikarenakan kesulitan pembiayaan kuliah. Kasus seperti ini tentunya perlu dikaji oleh tim dari Untidar tidak serta merta langsung memberi sanksi ke sekolahnya,” pungkasnya. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: