Ada Wedang “Jancuk” Di Angkringan Dua Atap Ngluwar, Penasaran ?

BNews–MAGELANG–  Mendengar kata “Jancuk” tentunya akan langsung terlintas di benak kita sebuah umpatan, makian, emosi dan sebagainya. Namun di Angkringan DuaAtap Ngluwar justru pengunjung dapat dengan leluasa menggunakan kata “Jancuk”.

“Disini boleh bebas menggunakan kata Jancuk, karena Jancuk itu kalau ditempat kami adalah sebuah minuman rempah. Dimana memang sengaja kami sajikan panas,” kata Ria selaku pemilik Angkringan DuaAtap Ngluwar (18/8/2021).

Menurut Ria di Angkringannya menyediakan satu minuman khas yang sampai saat ini masih menjadi best seller yaitu Wedang Jancuk, singkatan dari Jahe, Kencur dan Jeruk.

” Minuman ini sebetulnya sudah dikonsumsi keluarga dari dulu jaman Simbah. Komposisinya adalah Jahe, Kencur dan jeruk nipis, biasa diminum ketika malam. Namun saat itu belum ada namanya, hanya wedang anget gitu saja,” lanjutnya.

Dirinya melanjutkan jika nama Wedang Jancuk itu muncul setelah terdapat seorang sahabat yang kebetulan mampir di Angkringan nya menyarankan untuk memberi nama minuman tersebut. Karena terbuat dari bahan Jahe, Kencur dan Jeruk maka diambillah nama Wedang Jancuk.

” Pembuatannya mudah, cukup jahe dan kencur diiris tipis, kemudian dimasukkan ke gelas bersama dengan perasan jeruk nipis. Gulanya kita selalu pakai gula batu,” terangnya.

Setelah semua bahan tersebut ditaruh diatas gelas, kemudian diseduh dengan air mendidih. Untuk alat pengaduknya, Ria tidak menggunakan sendok seperti pada umumnya, namun menggunakan batang serai yang ujungnya di belah.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

” Mengaduk menggunakan serai itu nanti akan menciptakan aroma uang khas disamping juga rasa hangat yang ditimbulkan,”ungkapnya.

Setiap hari, pelanggan yang datang ke Angkringannya tidak lupa selalu memesan wedang Jancuk miliknya. Terlebih pada kondisi Pandemi Covid-19, menurut beberapa pelanggan minuman tersebut selain menyegarkan badan juga dipercaya dapat meningkatkan imunitas tubuh.

” Ada yang pernah memesan wedang Jancuk ini menggunakan es, namun kami tidak layani karena dari awal keluarga kami mengkonsumsi minuman ini selalu dalam kondisi panas,” tambah Ria.

Untuk satu gelas Wedang Jancuk dengan gula batu di Angkringan DuaAtap Ngluwar miliknya dihargai 6 ribu rupiah. Menurutnya harga yang relatif murah untuk sebuah kehangatan.

” Akan lebih hangat ketika dinikmati bersama pasangan,” candanya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: