Ajaib, Bayi Belum Lahir Sudah Terdaftar Nyoblos di Pilkada 2020

BNews—JATENG— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kendal menemukan daftar pemilih invalid yang ternyata belum pernah lahir. Diakui Bawaslu Kendal, kasus tersebut tergolong unik.

Kordiv Pengawasan dan Hubal Bawaslu Kendal Ahmad Ghozali mengatakan, selain unik temuan tersebut termasuk baru. Biasanya, temuan-temuan terdahulu yang akrab ditemui seperti telah meninggal dunia, pindah domisili hingga ganti status pekerjaan seperti jadi TNI/ Polri.

”Namun kali ini ada yang unik yaitu daftar pemilih terindikasi invalid karena pemilih belum lahir,” jelasnya, Sabtu (3/10).

Terang Ghozali, sebanyak tujuh daftar pemilih terindikasi invalid belum lahir. Pemilih terindikasi invalid tanggal lahir karena belum lahir ini namun di daftar pemilih tertulis tahun kelahirannya setelah Daftar Pemilih Sementara (DPS) ditetapkan.

”Itu ada tujuh orang, laki-laki dua orang dan perempun lima orang,” ungkap dia.

Berdasarkan temuan tersebut, Bawaslu Kendal memberikan saran perbaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat untuk perbaikan. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada surat balasan tindak lanjut saran perbaikan dari KPU.

”Sudah kami layangkan ke KPU melalui surat Nomor 788/2020 perihal Saran Perbaikan kepada KPU Kendal. Namun hingga saat ini belum ada surat balasan,” ujarnya.

Pascatemuan ’nama-nama siluman’ menjelang Pilkada di Kabupaten Kendal, pihaknya akan terus mencari temuan daftar pemilih bermasalah dan harus terus dikawal. Hal itu penting agar pelaksaan pesta demokrasi di Kabupaten Kendal bisa transparan dan bersih.

”Jajaran pengawas kami akan terus mengawasi agar problem daftar pemilih segera ditindaklanjuti jajaran KPU. Pengawas kami akan terus menjaga hak pilih di seluruh negeri,” pungkas dia. (han)

Loading...
Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: