Korban Kedua Santri Hanyut Di Sungai Elo Magelang Diketemukan

BNews–MAGELANG-– Satu korban terakhir laka air seorang santri di sungai Elo Magelang diketemukan (6/1/2021). Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban tersebut diketahui bernama Ahmad Balghi, seorang santri di Ponpes Al-Lulu Wal Marjan. Ia masih berusia sekitar 14 tahun.

Koordinator Kantor Basarnas Borobudur, Basuki membenarkan penemuan korban kedua atau terakhir tersebut.

“Benar diketemukan sekitar pukul 10.10 wib. Atas nama Achmad Balqhie,” katanya.

Untuk kronologi penemuan, kata Basuki korban berada di kedalaman air. “Ditemukan oleh tim penyelam di kedalaman 4-5 meter. Dan jaraknya sekitar 700 meter dari TKP,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, lokasi penemuan tepatnya di bawah jembatan tiban. “Masih masuk Desa Bumirejo Kecamatan Mungkid. Sekarang jenazah dibawa ke RSUD Muntilan untuk identifikasi,” tegasnya.

Dengan penemuan ini, maka semua korban telah dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Kedua jenazah dilarikan ke Kamar Mayat RSUD Muntilan untuk identifikasi oleh tim Inavis Polres Magelang.

“Dengan begitu proses operasi pencarian laka air sungai elo resmi kita tutup,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan satu korban diketemukan beberapa jam setelah kejadian (5/1/2021). Yakni atas nama Fajril.

Korban tersebut juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban atas nama Fajril ditemukan jarak 200 meter dari TKP awal,” katanya.

Ia menyebutkan, penemuan satu korban tersebut sekitar pukul 14.14 wib. “Kondisi korban masih utuh termasuk pakaiannya juga,” ujarnya

Dalam proses pencarian sendiri, tim gabungan diterjunkan menggunakan perahu rafting. “Kita terjunkan Tim gabungan dari Basarnas, Damkar, PMI, Faji Kabupaten Magelang,” imbuhnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: