Aksara Foundation Antisipasi Generasi Stunting Guna Mencapai Indonesia Emas 2045

BNews -NASIONAL- Tantangan besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan sumber daya manusia (SDM) salah satunya adalah stunting atau kurang gizi. Kesehatan merupakan kunci agar anak-anak Indonesia bisa menjadi hebat, sehingga Indonesia bisa mencetak generasi emas pada tahun 2045.

Menanggapi hal tersebut, salah satu Non-Governmental Organization, yaitu Aksi Sahabat Nusantara (Aksara Foundation) melalui program Lampak Mengabdi Batch 5 mengadakan kegiatan Lampak Mengabdi Batch 5 di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan berlangsung pada tanggal 3-13 Juli 2023 dengan diikuti oleh 33 pemuda-pemudi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satu fokus programnya pada bisang kesehatan.

Nurfaizul Imam Pratama yang merupakan Project Leader Lampak Mengabdi Batch 5, menyampaikan Generasi emas bangsa Indonesia dimulai dari keluarga.

“Sehingga berbagai pihak harus bersama-sama berupaya menyelesaikan masalah yang menghambat terwujudnya generasi emas bangsa. Terutama persoalan stunting yang akan berdampak pada kualitas generasi bangsa di masa depan,” katanya.

Lampak Mengabdi Batch 5 turut turut menjawab tantangan tersebut melalui salah satu program yang diadakan di Desa Buwun Mas dan Desa Persiapan Blongas. Yaitu, SANTAP atau Siapkan Anak Tangguh Antarkan Pertumbuhan.

dr. Fabita Erian Zahra yang merupakan Best Volunteer Lampak Mengabdi Batch 5, menyampaikan pihaknya melihat masalah stunting yang ada di Lombok sendiri masih cukup tinggi.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Bahkan di Desa Buwun Mas sendiri terdapat 3 anak terdiagnosa stunting,” ujarnya.

Aksara Foundation turut serta berkontribusi secara berkelanjutan dalam upaya melakukan peningkatan status gizi keluarga Indonesia dengan mendukung penuh kampanye #MenuPMTMingguan bersama dengan kader kesehatan Desa Buwun Mas untuk meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.

“Program SANTAP terdiri dari penyuluhan mengenai stunting dan demo masak Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diharapkan dapat menunjang dan mengurangi angka stunting yang terdapat di Desa Buwun Mas, Kabupaten Lombok Barat,” tambah dr. Fabita. (adv)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!