Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Hadapi Arus Mudik Lebaran, Pemkab Magelang Pindahkan Posko Terpadu ke MAJT

Hadapi Arus Mudik Lebaran, Pemkab Magelang Pindahkan Posko Terpadu ke MAJT

  • calendar_month Rab, 11 Mar 2026

BNews-MAGELANG – Pemerintah Kabupaten Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri 1447 Hijriah dengan aman dan nyaman.

Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi terpadu persiapan Lebaran yang digelar di Pendopo Sekretariat Daerah Kabupaten Magelang, Rabu (11/3/2026).

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk memberikan jaminan keamanan; dan kenyamanan kepada masyarakat selama perayaan Idulfitri. Terlebih, masa cuti bersama Lebaran tahun ini cukup panjang sehingga berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat.

“Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB, cuti bersama Lebaran tahun ini berlangsung selama tujuh hari, mulai 18 Maret sampai 24 Maret 2026,” ujar Grengseng.

Menurutnya, momentum libur panjang tersebut biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk bersilaturahmi dengan keluarga maupun melakukan perjalanan mudik.

Karena itu, lanjutnya pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan perlu memperkuat sinergi guna mengantisipasi berbagai potensi tantangan selama masa libur Lebaran.

Ia menekankan bahwa seluruh unsur pemerintah, baik sipil maupun militer, harus mampu bekerja sebagai satu tim tanpa mengedepankan ego sektoral.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Idulfitri dan segala tantangannya tidak akan bisa kita hadapi jika kita berjalan sendiri-sendiri. Mulai hari ini kita adalah satu tim,” tegasnya.

Grengseng juga menilai koordinasi yang solid akan menjadi modal penting dalam menghadapi arus mudik sekaligus potensi peningkatan kunjungan wisata di Kabupaten Magelang selama masa libur Lebaran.

Advertisements

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Wiryanto, menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengendalikan inflasi serta menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan peran toko pengendali di pasar guna menjaga kestabilan harga sekaligus memastikan ketersediaan barang. Pemerintah daerah juga menjalin kerja sama dengan Perum Bulog dan sejumlah instansi terkait lainnya.

“Ini dilakukan agar stabilitas harga dan stok barang di pasar tetap terjaga sehingga inflasi daerah bisa dikendalikan,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Magelang juga menyiapkan operasi pasar tambahan melalui program pasar murah dan Gerakan Pangan Murah di sejumlah kecamatan.

“Kami melaksanakan operasi pasar tambahan atau pasar murah bersama instansi terkait di beberapa titik kecamatan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah,” ungkap Adi.

Pengawasan distribusi bahan pokok juga diperketat melalui inspeksi mendadak (sidak) ke gudang dan pasar untuk memastikan tidak terjadi praktik penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga.

“Kami juga melakukan sidak bersama Satgas Pangan untuk memastikan tidak ada gudang atau toko yang menahan barang yang bisa menyebabkan harga naik,” tegasnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, pemerintah daerah; juga memberikan dukungan biaya transportasi kepada pelaku UMKM. Langkah ini dilakukan agar komoditas yang dijual dalam kegiatan pasar murah dapat dipasarkan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Dalam menghadapi arus mudik dan meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur Lebaran, Pemkab Magelang juga; menyiapkan posko terpadu yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Posko tersebut dipindahkan dari lokasi sebelumnya di Taman Anggrek ke kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Magelang agar lebih representatif serta mudah diakses oleh pemudik maupun wisatawan.

“Lokasinya kita geser ke MAJT karena tempatnya lebih representatif dan bisa menjadi titik berkumpul pemudik maupun wisatawan. Di sana semua stakeholder terlibat,” pungkasnya.

Rapat koordinasi terpadu persiapan Lebaran tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang, Forkopincam; serta para kepala desa di wilayah Kabupaten Magelang. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less