Azan Magrib di Masjid Kecepetan 3 Menit, Warga Sekampung Batal Puasa Massal

BNews—NASIONAL— Puasa di bulan suci Ramadan telah memasuki hari ke-14 pada Senin, (26/4). Masyarakat umat muslim masih harus menjalani separuh waktu lagi menuju lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dengan suka cita, saudara-saudara yang menjalankan ibadah puasa wajib menahan diri ari segala sesuatu yang membatalkan. Seperti makan, minum, perbuatan buruk mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Namun, apa jadinya jika umat muslim yang berpuasa seharian tiba-tiba harus batal karena hal sepele. Setidaknya satu kampung di sekitar Masjid Al Khairiyah, Taman Seri Gombak, Kuala Lumpur, Malaysia auto batal puasa massal karena azan Magrib lebih cepat tiga menit.

Alhasil, pengurus Masjid Al Khairiyah meminta para jamaahnya mengamalkan puasanya di waktu lain setelah Ramadan. Pihak Masjid minta maaf karena telah keliru dalam mengumandangkan azan lebih cepat tiha menit dari waktu seharusnya.

Dalam sebuah pernyataan pengurus Masjid Al Khairiyah, Wan Nawawi Wan Dagang, mengatakan bahwa kesalahan tersebut terjadi karena masalah teknis. Yakni pada tampilan jam digital penanda azan di masjid tersebut.

Akibatnya, kumandang azan magrib pada Selasa lalu, (20/4) lebih cepat dari waktu seharusnya. ”Jamaah yang berpatokan pada azan Magrib dari Masjid Al Khairiyah untuk berbuka puasa, perlu diketahui bahwa puasa batal pada hari itu dan perlu diganti,” kata Wan Nawawi, pada Kamis (22/4).

Sebagaimana telah diketahui, umat muslim berpuasa dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari atau Magrib. Sebagian besar umat pun bergantung pada jadwal waktu tetap berbuka puasa.

Banyak umat Muslim juga menggantungkan waktu berbuka pada kumandang azan untuk mengetahui telah masuk waktu magrib. Semoga peristiwa ini jangan sampai terjadi di kampung kalian, ya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: