Banser Srumbung Kerap Bantu Kokam Amankan Kegiatan Muhammadiyah

BNews–SRUMBUNG– Banser Nahdlatul Ulama Rayon Srumbung sering kolaborasi pengamanan dalam acara Muhammdiyah. Salah satunya Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) menjadi salah satu kegiatan yang beberapa kali melibatkan Pemuda Nahdliyin ini.

Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) Banser Srumbung, Indra Kurniawan Suprayogi mengatakan sinergi antara KOKAM dan BANSER diwilayah ini sudah berjalan dengan baik, “Beberapa kegiatan kita sering PAM bersama, bahkan kegiatan Muhammadiyah seperti SKBM kita juga sering nge-PAM bareng kok,” katanya kemarin (2/3/2020).

Dijelaskannya juga, selain saling bersinergi dalam acara keagamaan pihaknya bersama Kokam sering jadi satu dalam kegiatan lainnya. “Kita sering jadi satu dalam kegiatan Kemasayarakatan maupun kegiatan Sosial. Baik itu di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Kegiatan Penghijauan, Kebencanaan, maupun Peringatan HUT RI setiap tahunnya,” jelasnya.

Indra juga mengakui bahwa hal ini menunjukkan bahwa disrumbung, Banser mampu bersinergi dengan semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.”Selagi tujuan dan acaranya baik, tentu kami akan bantu sebisa yang kami mampu,” tegasnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kecamatan Srumbung adalah sebuah Kecamatan yang letaknya dilereng Gunung Merapi, perbatasan antara Jawa Tengah dan Yogyakarta. Di Kecamatan ini ditinggali kurang lebih dari 30.000 jiwa masyarakat dengan berbagai latar belakang organisasi kemasyarakatan.

Perlu diketahui, bahwa Majlis Wakil Cabang (MWC NU) Srumbung, memiliki data keanggotaan pemegang kartu kotak koin NU. Dimana data tersebut menunjukan Nahdlatul Ulama (NU) di Srumbung cukup mayoritas yang mencapai 23.000 lebih anggota.

Sementara Ketua MWC NU Srumbung, H. Mahmud Rosyidi, memaparkan, guna mendukung pendidikan penerus jam’iyahnya terdapat beberapa sekolah NU. Mereka antara lain 12 TK RA, 10 MI Ma’arif, 1 SDIT, 1 MTs Ma’arif, 1 SMP Trisula, 1 SMPIT, Serta 1 SMA Maarif. Disamping juga terdapat puluhan Pondok Pesantren dan Majlis Ta’lim, serta TPQ NU yang tersebar di 17 Desa yang ada.

“Generasi mudanyapun tak kalah banyak, berdasar Akreditasi yang dilakukan oleh Pengurus Wilayah Ansor Jawa Tengah akhir Oktober 2019 lalu. Dimana jumlah Anggota Ansor Banser diwilayah ini mencapai 600 lebih, sementara Pemudi Fatayatnya justru berada diatasnya yang mencapai 850an anggota,” paparnya.

Belum lagi ditambah Muslimat, IPNU, IPPNU, LP Ma’arif serta Lebaga dan Banom lain yang bernaung dibawah Ormas besutan Hadratusyaikh KH Hasim Asy’ari ini. “Kendati menjadi Mayoritas, namun kami (NU Srumbung) juga tak lantas semena-mena dalam menjalankan aqidah serta kesehariannya. Hal ini terbukti berbagai kegiatan keagamaan maupun social kemasyarakatan, sukses digelar diSrumbung, tanpa halangan, maupun penolakan,” pungkasnya. (*/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: