Bocah Asal Tegalrejo Dijemput Polisi Gegara Tak Sengaja Bacok Temannya di Jalan Magelang

BNews—JOGJAKARTA— FYP, 15, warga, Umbulharjo, Jogjakarta menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam (sajam), saat melintas di Jalan Magelang pada sabtu (24/7). Polisi berhasil mengamankan pelaku ACP, 16, warga Tegalrejo, Jogjakarta.

Kanit Reskrim Polsek Mlati, Iptu Noor Dwi Cahyanto mengatakan, kasus ini berawal saat korban bersama dua temannya  mengadakan acara bakar-bakaran di rumah temanya di Danurejan, Jogjakarta. Sekitar pukul 22.00WIB, JL temannya mendapatkan pesan WhatsApp jika diajak oleh MT mencari seseorang yang telah membacok temannya.

Ketiganya kemudian berkumpul di rumah MT, bersama dua orang lagi yakni KR dan PT. Mereka kemudian menuju ke SMA 4 Jogjakarta. Untuk menunggu teman-teman PT yang tidak dikenal korban termasuk tersangka ACP. Rombongan tujuh pemuda ini kemudian bergerak menuju ke Kutu Asem, Sinduadi, Mlati, Sleman.

Sampai di Padukuhan Kutu Asem, mereka berpencar. Korban bersama tiga temannya ke arah Jalan Magelang memutar belakang TVRI.

Saat keluar gang rombongan ini bertemu dengan PT yang memboncengkan ACP. Saat itulah ACP turun dari sepeda motor dan menyabetkan pedang yang dibawa mengenai pipi kiri korban.

”PT sebanarnya sudah mengingatkan itu teman sendiri. Namun pelaku tetap membabat pedang ke arah korban dan  mengenai pipi sebelah kiri,” kata dia, Jumat (30/7).

Akibat sabetan pedang ini, korban mengalami luka dan lari ke arah Jombor. Selanjutnya berobat ke RS Siloam dan melaporkan ke Polsek Mlati.

Berbekal laporan korban, polisi melakukan penyelidikan. Hanya berselang sehari pelaku berhasil ditangkap di Tegalrejo dengan barang bukti pedang sepanjang 60 sentimeter.

”Pelaku kami jerat dengan Pasal 351 tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan,” tegasnya. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: