“Bodo Kupat” Grebeg Gunungan Ketupat Berisi Uang di Magelang

BNews–MAGELANG– Tradisi lebaran ketupat biasanya dilakukan di hari keempat lebaran idul fitri. Salah satunya yang digelar di Dusun Dawung Desa Banjarnegoro Mertoyudan Kabupaten Magelang kemarin (26/4/2023).

Uniknya di dusun tersebut, tradisi lebaran ketupan dikonsep menjadi semua pagelaran yang meriah. Mulai dari pentas seni, kirab dan grebeg gunung ketupat.

Dan usut punya usut, Gunungan Ketupat ini lain dari sewajarnya ketupat saat lebaran. Dimana biasanya ketupat berisi beras yang dimasak, ketupa kali ini berisi uang.

Prosesi dimulai dari gunungan ketupat diarak dari halaman Masjid Darussalam di dusun setempat untuk keliling kampung. Dimana saat berkeliling diiringi kelompok kesenian dan warga.

Setelah diarak, gunungan ketupat yang tingginya sekitar 2,5 meter itu dibawa ke lapangan. Dimana isi dalam ketupat nilainya bervariasi, dari Rp 1.000 hingga Rp 100 ribu.

Uang tersebut diisi oleh masing-masing warga yang sebelumnya meminta selongsong ketupat kosong. Ada yang meminta 5-20 ketupat. Selanjutnya, selongsong ketupat itu diisi uang lalu diserahkan ke panitia untuk ditata menjadi gunungan.

“Grebeg kupat tradisi di wilayah kami sebagai bentuk syukur dan saling maaf-memaafkan. Tradisi syawalan ini kami kemas menjadi grebeg kupat,” kata Gepeng Nugroho, tokoh dusun setempat (26/4/2023).

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Gunungannya, lanjutnya ada sekitar 1.800 kupat. Masing-masing kupat diisi uang pecahan Rp 1.000 sampai Rp 100 ribu.

“Ketupan itu diisi uang oleh masyarakat. Panitia menyediakan kelontongan (ketupat kosong) terus disebar ke masyarakat,” imbuhnya.

“Ada yang minta 5, 10, 20, dan seterusnya mengisi (uang) tanpa kita ketahui. Lalu kita tata kembali,” imbuh Gepeng.

Kupat dalam gunungan tersebut, kata Gepeng, mengandung makna untuk mengetahui kalepatan atau kesalahan.

“Itu yang sulit mengakui kalepatan (kesalahan) kita, bukan kalepatan orang lain. Harapannya ke depan lebih harmonis lagi,” ujar dia. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!