Candi Prambanan Dicanangkan Jadi Pusat Ibadah Umat Hindu Sedunia

BNews—JOGJAKARTA— Pemerintah Daerah DIJ menyambut baik pencanangan Candi Prambanan yang akan dijadikan sebagai pusat ibadah umat Hindu dunia oleh Kementerian Agama. Pencanangan tersebut dinilai bakal berdampak positif bagi warga sekitar dari sisi ekonomi.

”Saya kira bagus dari dampak ekonomi karena tamu datang tentu membawa sesuatu seperti wisatawan tapi dalam rangka ibadah. Kita akan sesuaikan itu,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji di Komplek Kepatihan, Jumat (8/10).

Baskara Aji mengaku dirinya sudah pernah diundang langsung untuk membicarakan terkait pencanangan tersebut bersama kepala Dinas Kebudayaan di Jakarta. Pada prinsipnya, Pemda DIJ mendukung jika Candi Prambanan dipakai sebagai tempat ibadah umat Hindu dunia.

Menurut dia, sebelum dicanangkan pun, selama ini Candi Prambanan sudah digunakan untuk ibadah umat Hindu, seperti Tawur Agung Kesanga. Jika ingin dicanangkan lagi secara resmi pihaknya mendukung karena bisa menjadi bukti bahwa DIJ sangat menjaga toleransi antarumat beragama, termasuk Hindu.

Namun demikian, perlu juga disosialisasikan kepada warga sekitar Candi Prambanan agar jika ada tamu banyak dari berbagai negara untuk menyambutnya dengan baik, difasilitasi, dan dibantu. Pengelola Candi Prambana juga harus mempersiapkannya dengan baik, terlebih saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Prambanan yang sudah diakui sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO tersebut selama ini dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Kemendibudristek); Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko sebagai BUMN, Pemda DIJ dan juga Pemprov Jawa Tengah. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya pencanangngan tersebut kepada pemerintah pusat,

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

”Tugas daerah adalah mensosialisasikannya kepada masyarakat supaya tidak terkejut,” ucapnya.

Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini termasuk dalam situs warisan dunia UNESCO dan menjadi salah satu candi terindah di dunia.

Sementara itu Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) DIJ, I Nyoman Warta mengatakan dari dulu umat Hindu nusantara dan dunia mengangungkan Candi Prambanan sebagai bukti sejarah leluhur yang adiluhung.

”Ini kan dunia saja kagum, masa kita sendiri yang memilkiki tidak ikut memelihara secara spiritual. Hindu bukan ingin menguasai, tidak! Itu Pariwsata tetap jalan, cuma kami minta menggunakan dalam waktu-waktu tertentu pada saat sembahyangan har-hari besar,” kata Warta.

”Tujuannya mengagungkan, menghormati karya leluhur kita yang adiluhung,” tambah dia. (ifa/han)

Sumber: Harian Jogja

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: