Cangkul Sawah, Sutrisno Temukan Gamelan dan Emas Diduga Peninggalan Kerajaan

BNews—JATENG— Warga Dusun Medang Kamulan, Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan digemparkan dengan temuan bagian perangkat gamelan terpendam di sawah. Benda terbuat dari bahan perunggu ini diduga telah berusia ratusan tahun.

Bagian perangkat gamelan ditemukan petani setempat, Sutrisno, saat mencangkul di sawah. Ketika itu, ia mendapati tumpukan bagian alat gamelan terkumpul menjadi satu. Saat diangkat, sebanyak 27 bagian gamelan masih dalam kondisi tertutup lumpur.

Setelah memastikan benda yang ditemukan adalah bagian dari gamelan, Sutrisno lalu memukul dan membunyikannya satu persatu. Mendapati adanya benda yang diduga peninggalan zaman kuno, ia lalu menghubungi kepala desa setempat.

”Saya tidak sengaja menemukan benda-benda itu saat mencangkul di sawah,” katanya, Sabtu (31/7).

Ke-27 bagian gamelan memiliki ukuran dan berat yang berbeda. Ukuran paling besar memiliki panjang 34 sentimeter, lebar delapan sentimeter dengan berat 2,5 kilogram. Sedang ukuran terkecil memiliki panjang 16 sentimeter, lebar lima sentimeter dengan berat satu kilogram.

Kepala Desa Banjarejo Ahmad Taufiq menyampaikan, tim kepurbakalaan telah dihubungi guna memastikan apakah benda yang ditemukan termasuk benda bersejarah atau bukan. Bagian gamelan diperkirakan berusia ratusan tahun di masa Mataram Islam.

Saat itu penyebaran agama Islam digencarkan Sunan Kalijaga mulai merambah ke tanah Jawa, terutama di wilayah Grobogan. Tempat ditemukannya alat-alat gamelan, diduga merupakan lokasi peninggalan zaman Kerajaan Medang Kamulan di masa kepemimpinan Aji Saka dan Prabu Dewata Cengkar.

”Selain menemukan bagian gamelan, warga juga menemukan beberapa benda lainnya, seperti koin kuno, cincin dan bunga dari bahan kuningan yang dilapisi emas. Diperkirakan benda ini adalah peninggalan zaman Kerajaan Medang Kamulan yang terpendam di tanah warga,” kata Ahmad Taufiq.

Rencananya, temuan benda diduga bersejarah akan disimpan di museum purbakala Desa Banjarejo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. (han/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: