Ditutup Karena PPKM Level 4, Anak-Anak Bermain Bola Ditengah Jalan A.Yani Kota Magelang

BNews–MAGELANG– Wilayah Kota Magelang masih memberlakukan PPKM Level 4 saat ini. Sehingga beberapa ruas jalan masih dilakukan penyekatan.

Salah satu ruas jalan yang disekat adalah Jalan A. Yani Kebonpolo. Dimana jalan satu arah menuju arah alun-alun Kota Magelang masih ditutup.

Jalanan yang biasanya ramai akan kendaraan tampak sepi dan lenggang.

Karena hal itu, kondisi jalan dimanfataan sejumlah anak-anak kecil sekitaran jalan A.Yani.

Mereka bermain bola di tengah jalan A.Yani tanpa khawatir dengan kendaraan lewat pada Kamis sore (12/8/2021).

“Biasanya pada main sekitar jam 16.00 wib sampai selesai,” ungkap Kusworo warga yang sering melintas.

Tampak sekitar 10 anak bermain dengan sebuah bola sepak. Berlari kesana-kemari di tengah jalan A.Yani dengan leluasanya.

“Selesainya ya sekitar mahrib. Mereka kan anak-anak sekitar situ juga,” imbuhnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sebelumnya diberitakan bahawa Polres Magelang Kota melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Penyekatan di simpang empat Pakelan pada Selasa (10/08/2021). Yang mana dilakukan bersama personel gabungan antara lain anggota TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Magelang.

Kapolres Magelang Kota melalui Kasat Lantas AKP Jati Riwi Maliastuti mengungkapkan, kegiatan ini masih dalam rangka mendukung PPKM Level 4 yang diterapkan di Kota Magelang.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi kendaraan yang masuk Kota Magelang melintasi jalan protokol.

“Kita berharap dengan pengurangan lalu lintas dapat mengurangi penyebaran Covid-19 di dalam kota. Sekaligus menciptakan ketertiban lalu lintas di Kota Magelang,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kegiatan diawali dengan apel di lokasi kegiatan dipimpin oleh Padal IPTU Jaka Sudibya.

Kemudian, para petugas gabungan melaksanakan penyekatan untuk membatasi mobilitas kendaraan luar kota yang melintas atau masuk ke Kota Magelang.

”Namun kami memberi prioritas kelancaran melintas untuk beberapa kendaraan urgent. Seperti kendaraan militer, kendaraan Polisi, Ambulance, dan Damkar,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini ada tujuh personel yang bertugas, terdiri atas 2 personel TNI, 3 personel Polri dan 2 petugas dari Dinas Perhubungan. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: