Duh…Ada Makam Bayi di Rumah Kontrakan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat

BNews—JOGJAKARTA— Sosok ’Raja’ Toto Santoso, 42 dan ’Permaisuri’ Fanni Aminati hingga kini masih menyita perhatian publik. Teranyar, warga menemukan sebuah makam ditempat tinggal mereka di Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Sleman Yogyakarta sebelum akhirnya dibongkar.

Toto dan Fani diketahui menetap di rumah kontrakan milik Sutarjo. Ia kemudian mempercayakan kepada keponakannya, Kartijo, 47 untuk menjaga dan merawat rumah yang telah disewakan itu. Kebetulan, rumah keduanya saling berdekatan.

Kartijo menjelaskan, rumah pamannya itu telah disewa pemimpin Keraton Agung Sejadat sejak tahun 2018. Luasnya sekitar 10 x 20 meter persegi dengan halaman yang cukup luas. Bila digambarkan, luasnya lahan serta bangunan sekitar seribu meter persegi.

Di belakang lahan tersebut, Toto membuat bangunan semi permenen yang kental dengan ornament Jawa. Bangunan itu berbentuk mirip pendopo.

”Toto terlihat kerap duduk di kursi sofa hitam yang jadi ’singgasananya’. Para pengikutnya kemudian bersimpuh saat dia duduk di sofa,” kenang Kartijo, Sabtu (18/1).

Sepengetahuan warga, bangunan itu merupakan warung angkringan. Terlihat lebih banyak digunakan untuk aktivitas para pengikut Toto. Jumlahnya kurang lebih puluhan. Banyak pengikutnya yang datang dari Purworejo dan sekitarnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

”Ada yang datang untuk latihan pakai tombak sekitar emam orang. Dan di pertengahan Desember 2019, puluhan orang datang melakukan rapat hingga tengah malam,” jelasnya.

Sekitar pukul 02.00 WIB, Kartijo yang mengintip ari rumah meilhat mereka melakukan sebuah ritual dengan posisi menghadap ke barat arah pendopo. Lengkap dengan lilin menyala dan dupa. Di depan pendopo ada sebuah gundukan mirip sebuah kuburan yang sudah ditaburi bunga.

”Soal gundukan itu, esoknya, saya tanya langsung ke Fanni. Dia jawab kalau gundukan itu berisi janinnya yang berusia sekitar lima bulan yang keguguran,” terang dia.

Warga kemudian gempar setelah rumah tersebut tiba-tiba digeledah polisi, Selasa (14/1). Polisi menyatroni karena terkait aktivitas Toto yang mendeklarasikan Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo.

”Saat polisi datang, Toto bersama tujuh orang pengikutnya masih bertahan di rumah. Warga juga membantu polisi agar mereka segera keluar dan makam dipindah ke pemakaman umum,” paparnya.

Dipimpin Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Sidoluhur, Sudarmanto, akhirnya makam itu langsung dibongkar, kemarin (17/1). Sementara, doa pengangkatan dan pemindahan bayi dilakukan oleh rais atau pemangku agama desa setempat, Susilo Wardoyo.

Saat dilakukan penggalian, janin bayi dipendam sedalam kurang lebih setengah meter. Janin tersebut berada di dalam sebuah guci yang ditutupi kalin putih. Susilo saat itu juga membawa kertas bertulis Cakradara, Kamis Kliwon, 26 Desember 2019, pukul 21.00 WIB.

”Jadi, janin atau anak yang telah lahir dari kandungan Ibu harus diberi nama. Sehingga nama itu dipilih secara acak karena harus dimakamkan karena wafat. Harapannya, pemindahan ke makam yang seharusnya arwah bisa diterima yang maha kuasa,” terang Susilo seusai membacakan doa. (han)

1 Comment
  1. anita says

    QQharian adalah situs Agen Resmi Judi Online Terpercaya dan Terlengkap saat ini di Indonesia
    Cukup hanya dengan satu user id saja sudah bisa bermain di semua game populer di antaranya :
    – Sportbook – Live Casino
    – Slot machine – Tembak Ikan- Poker
    – Racing- Togel – Keno- Lottery
    – langsung join ke qqharian,info

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: