Fasilitas Rumah Sakit di Magelang Terbatas, Pasien Corona Jalani Isolasi Mandiri

BNews–MUNGKID– Sejumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Magelang menjalani isolasi mandiri. Mereka isolasi dirumah dan di tempat tempat khusus yang disediakan desa.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi membenarkan informasi tersebut. “Sebagian pasien dengan status positif maupun PDP menjalani isolasi mandiri,” katanya (6/5/2020).

Dijelaskannya, bahwa hal dilakukan dengan beberapa pertimbangan terkait fasilitas di Rumah Sakit. “Untuk jumlah ruang isolasi beserta peralatan yang dimiliki oleh Rumah Sakit masih terbatas jumlahnya. Sehingga yang dirawat di RS dibuatlah skala prioritas,” jelasnya.

Nanda mengungkapkan skala prioritas tersebut yakni bagi PDP yang disertai sesak nafas. “Hal ini karena PDP dengan gejala tersebut membutuhkan peralatan medis. Sedangkan pada PDP ringan tidak membutuhkan peralatan medis yang ada di ruang isolasi RS,” ungkapnya.

Jadi, menurutnya PDP dengan gejala ringan cukup dengan menggunakan terapi obat-obatan yang tentunya bisa dilakukan di rumah. “Sehingga PDP ringan dengan konfirmasi positif supaya tidak menularkan ke orang lain,maka harus melakukan isolasi mandiri di rumah,” tandasnya.

Sementara sebelumnya di update data jumlah pasien yang dirawat di beberapa Rumah Sakit Kota maupun Kabupaten Magelang. Mereka dirawat di RSUD Tidar sebanyak 6 orang, RST dr Soedjono sebanyak 6 orang. Ada juga di RSJ Prof Soerojo 2 orang dan RSUD Muntilan sebanyak 13 orang.

Sedangkan jumlah per tanggal 5 Mei 2020, Jumlah konfrimasi positif di Kabupaten Magelang berjumlah 25 orang. Dan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 21 orang. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: