Gedung Bapelkes Semarang Di Salaman Resmi Dipinjam Pemkab Magelang Untuk Isolasi

BNews–MAGELANG– Satgas Covid Kabupaten Magelang resmi meminjam  Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Semarang di Kecamatan Salaman Magelang untuk isolasi terpusat. Pemkab Magelang mengaku sudah menandatangani perjanjian pinjam pakai tempat tersebut.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi membenarkan hal tersebut. Bahwa pihaknya sudah menandatangani perjanjian pinjam pakai dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Semarang di Kecamatan Salaman Magelang.

Bapelkes Semarang tersebut digunakan untuk memusatkan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman).

“Kami sudah menandatangani perjanjian pinjam pakai dengan Bapelkes, sebagai unitkerja Kementerian Kesehatan. Mudah-mudahan bisa cepat dilaksanakan,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini tinggal proses pengajuan anggaran untuk mengoperasionalkan tempat tersebut. Jika tercapai, tersedia 90 tempat tidur yang bisa digunakan pasien isoman.

Ada juga RS Candi Umbul Grabag dan RS Bukit Menoreh Salaman yang kapasitas tempat tidurnya masing-masing 20 buah, tetapi belum akan digunakan.

“RS Candi Umbul dan RS Bukit Menoreh belum digunakan karena penanganan (pasien isoman) di rumah sakit (rujukan) masih memadai. Tapi secara fisik dua bangunan itu sudah siap, hanya saja proses administrasi dan pengajuan anggarannya berproses terus,” terangnya.

Ihwal hasil pemantauan terhadap pasien yang menjalani isoman di rumah, Nanda mengklaim cukup efektif karena para tenaga kesehatan bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) memantau setiap kasus Covid-19 di tingkat desa dan dusun.

Nanda juga menyebut ketiga entitas tersebut turut memantau protokol kesehatan yang aman bagi pasien yang menjalani isoman bersama anggota keluarganya yang tidak terpapar Covid-19.

“Walaupun dalam satu keluarga, tapi arahan dan bimbingan dari tenaga kesehatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, memastikan cara-cara yang aman dan tidak menimbulkan penularan,” tandasnya. (*/jejang jelata)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: