Hendak Padamkan Kebakaran, Truk Damkar Tabrak Avanza dan Becak Saat Lawan Arus

BNews—JOGJAKARTA— Truk pemadam kebakaran (damkar) Kulon Progo mengalami kecelakaan saat hendak dalam perjalanan memadamkan kebakaran di wilayah Kalurahan Jangkaran Kapanewon Temon. Akibatnya, sebuah minibus Avanza dan becak mengalami kerusakan cukup parah.

Informasi yang dihimpun, truk damkar berpelat AB 9005 UL ini disopiri Kornelius Hadi Susanto, 32, warga Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo. Sementara Toyota Avanza AB 1554 L dikemudikan Sutarta, 43, warga Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates. Dan pemilik becak yakni Subari, 61, warga Terbah, Wates juga mengalami kerusakan cukup parah.

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tersebut terjadi di Jalan Perwakilan, Kelurahan Wates, Kapanewon Wates. Tepatnya di depan kantor Pemkab Kulonprogo, Sabtu (5/6).

PENYOK: Toyota Avanza AB 1554 L yang terlibat kecelakaan dengan truk damkar. (foto: ist)

Penyidik Unit Laka Lantas Satlantas Polres Kulonprogo, Aipda Tejo Wiguna mengatakan, peristiwa nahas bermula saat truk damkar melaju dari arah timur ke barat. Truk tersebut dalam perjalanan untuk menindaklanjuti laporan adanya kebakaran di wilayah Kalurahan Jangkaran Kapanewon Temon.

Semula mobil damkar hendak ke arah selatan menyeberang pintu perlintasan kereta api. Akan tetapi karena ada kereta lewat dan pintu kereta ditutup maka sopir truk nekat ambil jalan kanan yang satu jalur. Bersamaan dengan itu dari arah berlawanan atau sesuai arus lalu-lintas, melaju Toyota Avanza.

”Melihat lokasi kejadian, truk damkar memang melawan arah lalu-lintas. Ketika masuk jalur satu arah, damkar sudah menyalakan rotator dan sirine. Tapi karena jarak terlalu dekat, damkar menghantam bodi kanan Avanza,” kata Tejo.

Usai dihantam truk damkar, mobil Avanza oleng ke arah kiri dan menabrak becak yang terparkir di pinggir jalan. Beruntung pemiliknya sedang duduk di taman dekat lokasi kejadian, sehingga selamat.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Sesaat setelah kejadian, sopir Avanza dan seorang penumpang dilarikan ke RSUD Wates. Sementara pengemudi truk damkar dan pemilik becak tak mengalami luka.

”Peristiwa laka lantas sedang kita dalami dan kami juga sedang konfirmasi terkait laporan kebakaran di Temon,” ucapnya.

Mengacu undang-undang, truk damkar maupun ambulans diperbolehkan melawan arus apabila dalam keadaan darurat. Hanya saja, pengemudi kedua armada tersebut tetap harus menjaga keselamatan pengguna jalan lain.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo, Joko Satyo Agus Nahrowi, membenarkan adanya kebakaran di Jangkaran. Kendati damkar tersebut mengalami laka lantas, pihaknya tetap mengirim armada damkar lain ke lokasi kebakaran.

”Kami tetap kirim armada lain untuk memadamkan kebakaran,” ungkapnya. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: