IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

HOAX !!! Beredar Pesan Berantai Ibu Bupati Magelang Akan Razia Masker

BNews–MUNGKID– Beredar pesan berantai di aplikasi percakapan whatsApp membuat geger masyarakat Magelang. Pasalnya pesan tersebut menyebutkan Ibu Bupati Magelang dan jajaran akan menggelar operasi masker dengan sedikit ancaman (16/9/2020).

Assalamualaikum Wr Wb. Bp Ibu mohon untuk memberitahukan kepada Putra Putrinya   mulai besok pagi dilarang berkeliaran diluar rumah atau berkerumun ditempat2 keramaian karena Ibu Bupati bersama Satpol PP dan Satgas Covid 19 akan Razia keliling dg membawa Mobil GDS/ Gerakan Disiplin Siswa. bagi yg terjaring akan diangkut di mobil untuk dikarantina,Wali Murid dan Gurunya akan dipanggil juga, Razia Masker bagi yg tidak memakai masker disuruh menyemprot lingkungan Radius 1000 meter . Mohon untuk di Share di Paguyuban hari ini juga. Terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr.Wb,” bunyi pesan beranrai tersebut.

Dan informasi tersebut dibantak oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.  “Informasi itu tidak benar (hoaks). Maka dengan ini, kami minta kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” katanya Rabu malam (16/9/2020).

Sebelumnya diketahui Pemkab Magelang telah memperketat aturan penerapan protokol kesehatan. Salah satunya adalah dikeluarkannya Perbu No. 38 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

Hal ini Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Magelang.

Perbup yang dikeluarkan tersebut berisikan tentang penerapan protokol kesehatan untuk perorangan, pelaku usaha dan pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum. Secara lebih rinci dalam perbup disebutkan bahwa yang dimaksud tempat dan fasilitas umum meliputi perkantoran/tempat kerja, usaha dan industrI. Kemudian ada sekolah/instansi pendidikan, tempat ibadah, terminal, transportasi umum, toko, swalayan, pusat perbelanjaan dan pasar rakyat.

Termasuk di dalamnya apotek dan toko obat, warung makan, rumah makan, cafe, restoran, pedagang kaki lima/lapak jajanan. Perhotelan/penginapan lain yang sejenis, daya tarik wisata, fasilitas pelayanan kesehatan, gelanggang rekreasi olahraga, area publik dan tempat lainnya yang memungkinkan adanya kerumunan massa.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Beberapa poin yang harus dipatuhi dalam implementasi perbup ini disamping juga adanya sanksi bagi yang melanggar. Terkait hal itu, masyarakat agar tetap mematuhi tujuh pedoman protokol kesehatan dengan selau melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak dan menghindari kerumunan serta disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Terkait sanksi bagi pelanggar perbup ini, sudah dijelaskan juga. Yakni lebih dalam upaya persuasif dan humanis, dengan memberikan pemahaman dan sosialiasasi, pendataan, penertiban dan atau pemberian sanksi administratif. “Sanksi administratif yang dimaksud, bila perorangan, berupa teguran lisan yakni perintah menghafal empat protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” jelasnya.

Disebutkan juga sanksi administratif bagi pelanggar berupa teguran tertulis untuk membuat surat pernyataan mematuhi protokol kesehatan, yang diketahui oleh Kepala Desanya dengan mengamankan KTP sebelum surat pernyataan dibuat. Atau sanksi berupa kerja sosial, seperti membersihkan lingkungan selama 15 menit atau seluas 10 meter persegi.

Tidak hanya sanksi administratif  sanksi yang diberikan kepada pelanggar juga bisa berupa tindakan yang bersifat edukasi dan membangun jiwa nasionalisme seperti menyanyikan lagu nasional, menghafalkan Pancasila dan atau menyebutkan nama tokoh atau pahlawan Nasional. Kemudian tindakan penertiban non yustisial antar lain berupa pembubaran atau penghentian kegiatan.

Sementara bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melanggar Perbup ini bisa dikenai sanksi berupa teguran lisan, teguran tertulis, penertiban seperti penghentian sementara dan pembubaran atau pencabutan izin usaha. (*/her)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: