HORE !!! Wisatawan Dibawah Umur 12 Tahun Sudah Bisa Masuk Candi Borobudur Dan Ketep Pass

BNews—MAGELANG— Wilayah Kabupaten Magelang kini turun menjadi level II dalam PPKM ditengah Pandemi Covid-19. Wisatawan dibawah umur 12 tahun sudah diperbolehkan masuk, seperti ke DTW Candi Borobudur dan Ketep Pass Magelang.

VP Marketing and Sales PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) (PT TWC), Pujo Suwarno membenarkan hal tersebut. Ia juga mengaku sudah memberikan informasi di media sosial mulai hari ini 16 November 2021.

“Hal itu berdasarkan atau sesuai instruksi pemerintah atau SE Mendagri terbaru. Dan kita bersyukur Kabupaten Magelang PPKM turun menjadi level 2,” katanya (16/11/2021).

Tentunya, lanjut Pujo dengan PPKM Level 2 ini wisata bisa lagi dimasuki oleh wisatawan usia di bawah 12 tahun. “Namun ada catatat khusus yakni tetap dengan pendampingan orang tua yang sudah vaksin. Dan tetap menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi bagi orang tua,”imbuhnya.

Terpenting lagi, kata Pujo bagi wisatawan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat di lokasi wisata ini. “Meski ada pelonggaran tersebut, prokes tetap harus. Harapan kami dengan ini aktivitas kepariwisataan bisa lebih meningkat lagi,” harapnya.

Ia menyebutkan selama pandemic ini kemarin saat ada pembatasan usia, pengunjung rata-rata 700 orang setiap hari biasa, kalau weekend bisa mencapai 1000 orang.

“Dengan bolehnya wisatawan usia dibawah 12 tahun ini, kami prediksi akan meningkat sepeti destinasi yang kami kelola seperti prambanan,” tandasnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Hal yang sama dikatakan Kabid Pemasaran DTW Ketep Pass Sawangan, Edward Alvian yang juga merupakan forum DTW Magelang. Ia mengajak kepada para pengelola wisata untuk segera mengurus serfitikat CHSE maupun pengajuan barcode aplikasi peduli lindungi.

“Kalau di wilayah Kabupaten Magelang sudah banyak berizin, sesuai apa yang diintruksikan pemerintah maka pada libur natal dan tahun baru wisata tidak akan ditutup,” katanya.

Menurutnya, jika DTW sudah mendapat CHSE dan barcode peduli lindungi dan pada liburan natal tahun baru disuruh tutup akan menjadi bergening mereka. “Dan semoga kebijakan pemerintah pada akhir tahun tersebut bisa ngenyang tidak ditutup. Jika nanti ditutup itu akan menjadi riskan,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: