Ini Penyebab Pedagang Ayam Potong Mogok Massal di Magelang

BNews—MERTOYUDAN— Para pedagang ayam potong hampir di seluruh pasar wilayah Kabupaten Magelang mengadakan mogok massal berjualan. Pasalnya kenaikan harga ayam potong dalam sepekan ini melonjak mendekati harga Rp 34 ribu per Kg.

 

Hal ini tentunya membuat mayoritas pedagang ayam potong di Magelang mogok berjualan, karena harga kulak tak sebanding dengan harga jual. “Kenaikan harga ayam potong akhir-akhir ini lebih banyak dipengaruhi tidak adanya persediaan ayam dipasaran, dimana stok barang menipis pasti harga di pasaran naik,” ungkap salah satu peternak ayam potong senior di Mertoyudan Magelang, Nastangin.

 

Persediaan ayam potong sedikit karena sebagian besar ayam dipeternakan masih berukuran kecil, dan belum siap potong. “Dimana ayam potong mayoritas sudah dipotong pada Lebaran kemarin, itu terbukti saat lebaran harga ayam potong relative stabil karena memang stok terpenuhi,” imbuhnya.

 

Nastangin juga menambahkan, saat ini peternak juga kesulitan mendapatkan bibit ayam potong untuk pengganti indukan ayam potong di peternakan. “Biasanya saya dapat bibit ayam potong sejumlah 35000 ekor, tapi hanya dapat 15000 ekor,” tambahnya.

 

Diketahui beberapa hari terakhir banyak aksi mogong dari para pedangan ayam di pasar-pasar wilayah Kabupaten Magelang. Bahkan ada beberapa sopir angkutan ayam potong yang biasa supply ke para pedangan ayam di sweping agar tidak memasok.

 

DPD PKS Magelang Ramadhan

Salah satu konsumen, Watik warga Kecamatan Dukun mengunggapkan beberapa hari terakhir ini mencari ayam potong di pasar susah. “Hampir tidak ada lapak pedang ayam potong yang bukak di pasar Talun Kecamatan Dukun, sehingga warung makan saya minus bahan dagangan yang berbahan dasar ayam,” katanya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: