INVESTIGASI !!! Menelusuri Sumber Gas Elpiji “Curang” di Magelang (bagian 2)

BNews—MAGELANG— Tim investigasi borobudurnews kemudian juga mendatangi sebuah toko Modern di Menowo Magelang Utara Kota Magelang untuk melakukan pengecekan video viral terkait tabung gas “curang” tersebut. Namun, tim tidak menemukan gas elpiji yang rusak. Beratnya juga sudah sama karena baru saja disidak oleh Pertamina.

“Kami hanya menjual gas. Tidak tahu terkait isi dan kerusakan segel,” kata salah satu pegawai toko modern tersebut.

Menurutnya, pascakasus ini menjadi viral di media sosial, pihak agen menarik semua tabung gas dan menggantinya dengan yang baru. “Ada dari Pertamina juga, kemarin,” tuturnya.

Toko tersebut mendapatkan pasokan gas dari sebuah agen di Kota Magelang. Agen itu bernama PT Gatra. PT itu memiliki kepanjangan PT Gatra Lestari Prima Gasindo (GLPG) berlamat di Jalan Ahmad Yani 367 Kota Magelang.

Tulisan PT Gatra ada di segel pertama di setiap LPG yang dia pasok ke pasaran. Saat video viral tentang gas isi separo viral, di tabung itu juga tertulis PT Gatra selaku pemasoknya.

Borobudur News kemudian mengkonfirmasi kepada Admin PT GLPG, Joko Susilo. Dia membenarkan jika pasokan tabung gas  12 kilogram di sebuah toko modern di Menowo Kota Magelang tersebut berasal dari agennnya.

Pihaknya mengakui ada kelalian terkait distribusi ke pasaran. “Kami akui ada ketidak telitian dari kami karena memang di musim lebaran kemarin stok banyak dan kontrol kurang maksimal,” katanya.

Namun, pihaknya membantah telah melakukan praktek mengoplos gas 3 kg ke tabung 12 kilogram. Menurutnya, kerusakan segel dan hologram pertamina itu dimungkinkan besar dari SPBE saat pengisian gas. “Bisa jadi di SPBE, karena saat memasang kan dipukul-pukul pakai kayu. Bisa juga kerusakan dari konsumen saat regulator masuk ke kuningan,” papar dia.

Dia menegaskan tidak ada praktek mengoplos di agennya. “Kalau ada karyawan atau pegawai yang melakukan itu pasti akan kita tindak,” paparnya.

PT Pertamina juga bergerak cepat untuk melakukan pengecekan kasus ini. Bahkan, SE Pertamina  MOR IV Jateng DIY turun ke lapangan. Pertamina kemudian menarik sejumlah gas 12 kg yang rusak di Agen PT Gatra dan toko modern.

Humas MOR IV PT Pertamina Jateng DIY Thia mengatakan tim telah melakukan pengecekan terkait kasus ini. “Khusus untuk di Menowo, untuk produk LPG yang di supply oleh agen Gatra sudah ditarik semua dan diganti dengan tabung LPG yang kondisi baik dan volume tabungnya dipastikan sesuai. Tidak hanya disana tpai di semua outlet resmi LPG yang disuplai PT Gatra,” paparnyya.

Pihak pertamina menyatakan jika ada masyarakat yang merasa dirugikan dengan produk LPG yang dikeluarkan bisa segera melaporkan langsung melalui nomor 135. Atau mendatangi outlet resmi dan melakukan penimbangan untuk diganti dengan yang baru.

Pertamina juga menyatakan jika ada yang terbukti melakukan pengoplosan terancam sanksi pemutusan hubungan kerjasama. Bahkan bisa sampai ke pidana. (tim)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: