Jaga Tradisi Nahdiyin PKB Gelar Musbaqoh Kitab Kuning

0
83

BNEws–TEGALREJO– DKC Garda Bangsa dan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Magelang menggelar musabqoh kitab kuning atau lomba membaca kitab kuning. Kitab khas pondok pesantren ini harus terus dilesatrikan guna menjaga tradisi nahdiyin.
Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Hasan, Geger, Desa Girirejo, Kecamatan Tegalrejo. Diikuti 82 peserta yang terdiri dari 49 santri putra dan 33 santri putri dari  perwakilan pondok pesantren yang ada di Magelang.
Lomba baca Kitab Kuning di Magelang ini merupakan kedua kalinya setelah sebelumnya diselenggarakan oleh jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Magelang. Pada lomba sebelumnya materi yang dilombakan adalah Kitab Ihya’ ‘Ulumuddin.
“Untuk kali ini lebih variatif dengan kitab Fathul Qorib dan ‘Imriti untuk kategori Ula sedang untuk tingkat Ulya kitab Ikhya’ ‘Ulumuddin dan kitab Alfian Ibnu Malik ,” kata Ketua DPC PKB Kabupaten Magelang Suwarsa.
Suwarsa, berharap kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi para santri untuk lebih giat dalam mempelajari khazanah pesantren sehingga tradisi mempelajari kitab kuning akan senantiasa terjaga dan tidak luntur di era modern saat ini. Ditambahkan pula, bahwa kegiatan ini menjadi bagian komitmen PKB dalam mendukung gerakan Ayo Mondok yang sedang digalakan oleh NU.
Lomba ini mengambil juara 1,2 dan 3 dari setiap kategori putra dan putri. Selanjutnya pemenang dari lomba MKK ini akan dikirim ke tingkat provinsi guna dilakukan seleksi untuk mewakili tingkat Nasional pada babak semifinal dan grand final di Jakarta.
“Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Harlah Garda Bangsa ke 18 ini bertujuan untuk melestarikan dan mengkaji kandungan khazanah keilmuan di pesantren,” kata Ketua DKC Garda Bangsa Kabupaten Magelang Gunawan Sugiarno.
Ketua Dewan Syuro PKB Kabupaten Magelang, Kyai Solihun pada kesempatan yang sama menyampaikan agar para santri untuk iklhas dalam mencari ilmu. Mengkaji kitab kitab warisan para ulama baik di pesantren maupun di sekolah formal untuk mencari ridho Alloh SWT.
“Saya berpesan kepada segenap santri peserta lomba, niatkan kalian mengikuti lomba ini untuk munadzarah (deres) bukan niat untuk mencari hadiah (juara), kalau niatnya hanya mencari hadiah kalau tidak menang tidak mendapatkan apa apa, tapi jika niat untuk ibadah pastinya pahala akan didapat, meski tidak juara” pesan pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hasan, Geger, Tegalrejo tempat berlangsungnya kegiatan MKK kali ini.
Adapun hasil MKK kali ini, juara 1 dari Nadhom Imriti kategori putra diraih M.Abdullah Falah dari PP.API Tegalrejo, Juara 2 Muhamad Choirul Huda dari PP.Rodlotul Thulab Tempuran, Juara 3 M.Shihabul Mufti dari PP.API Tegalrejo. Sedangkan untuk Nadhom Imriti kategori putri, juara 1 diraih oleh Umi Khofifah dari PP.I’anatul Mujtahidin, Juara 2 Viana Aniatul Barokah dari PP.Al Asnawi, juara 3 Aini dari PP.Al.Khidmah. Selanjutnya juara 1 Qiroatul Kutub Fathul Qorib kategori putra diraih oleh  M.Hisbullah Munawir dari PP.API Tegalrejo, juara 2 Aminudin Aziz dari PP.API Tegalrejo, juara 3 Muhamad Lubaid dari PP.Roudlotul Thulab. Untuk Kategori putri juara 1 diraih oleh Anny Muwaffiyatul M dari PP.Al Asnawi, juara 2 diraih oleh Devi Lutfi R dari PP.Alkhidmah, juara 3 diraih oleh Pristy Lisnawati dari PP.Roudlotul Thulab.
Turut hadir pada acara pembukaan Musabaqoh Kitab Kuning, Muhamad Yusuf Chludori ketua DPW PKB Jawa Tengah, M.Budiono dan Muhamad Hendri Wicaksono Anggota DPRD Jawa Tengah sekaligus ketua DKW Garda Bangsa dan segenap Anggota Fraksi PKB Kabupaten Magelang. (bn1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here