Jasad Perempuan yang Ditemukan Membusuk di Mertoyudan Diduga Korban Pembunuhan

BNews—MAGELANG—Penemuan mayat di Desa Pasuruhan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang membuat geger warga sekitar, pada Senin (14/9/2020). Diduga mayat tersebut adalah korban pembunuhan.

Menurut informasi yang didapat Borobudurnews.com , mayat tersebut berjenis kelamin perempuan dengan ciri-ciri kulit warna hitam, bagian bola mata tidak ada, dan terlihat gigi serta gusinya.

Kemudian pada bagian dada sebelah kanan berlubang dan satu tulang iga patah. Saat ditemukan, kedua tangan berada di atas kepala menempel pada tanah. Kemungkinan sudah meninggal lebih dari tiga hari.

Mayat tersebut mengenakan celana jeans warna biru ber-merk Marvines. Kemudian mengenakan BH berwarna hitam.

Ketika ditemukan, posisi kepala mayat menghadap ke timur dan mayat berwarna hitam. Saat ditemukan sudah dalam keadaan kering dan jarak antara penemuan TKP dengan permukiman marga sekitar 100 meter. Korban selanjutnya di bawa ke RS Muntilan untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Seperti yang disampaikan Kapolres Magelang, AKBP Ronald Ardianto Purba, bahwa pihaknya belum bisa memperkirakan penyebab korban meninggal.

Loading...

”Kami masih menunggu hasil autopsi, apakah ada tanda kekerasan. Hal ini karena waktu penemuan ini sudah telalu lama, jadi kita tidak bisa lagi mengidentifikasi tanda-tanda kekerasan di jenazah tersebut,” katanya.

Sebelumnya diberitakan bahwa kasus penemuan mayat perempuan tersebut menemui titik terang. Diduga korban merupakan warga Srumbung Magelang.

Salah satu tetangga korban membenarkan identitas mayat tersebut. Ia diduga adalah Tri Umawatik, 29, warga Dusun Trasan Desa Bringin Kecamatan Srumbung.

”Ya mas itu tetangga saya. Ini baru persiapan pemakaman, menunggu jenzah dari rumah sakit,” katanya saat dihubungi Borobudurnews.com siang ini (15/9/2020).

Ia mengungkapkan juga, bahwa korban ini telah dikabarkan hilang sejak 13 hari lalu. “Semalam ada pihak dari Kepolisian datang ke rumah korban. Mereka menemui suaminya mengabari keadaan korban,” imbunya.

Hal ini diperkuat, lanjutnya dengan saksi dan barang bukti yang ditemukan. “Benar itu tetangga kami,” ujarnya.

Korban ini diketahui memiliki dua anak masih kecil. “Ini kami ada di makam kampung. Liang laat sudah dipersiapkan,” pungkasnya. (bsn/bn1)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: