Jelang Peringatan HUT RI, Polisi Ciduk Teroris di Solo

BNews—SOLO—Sehari menjelang HUT Ke-74 RI, Tim Detasemen Khusus Anti Teror 88 menangkap seorang terduga teroris, Abdurrochim, 31, Jumat pukul 08.00 WIB. Dia ditangkap di kawasan Genengan, Mojosongo, Solo, saat hendak berangkat ke acara pernikahan saudaranya di Sragen.

Usai ditangkap, mantan narapidana teroris (napiter) langsung dibawa ke Jakarta. Diketahui, dia akan menjalani pemeriksaan intensif. Utamanya terkait dugaan jaringan pembuatan paspor dan E-KTP palsu untuk kepentingan berangkat ke Suriah serta bergabung dengan kelompok radikal ISIS.

Siangnya sekitar pukul 13.00 WIB, Densus melakukan penggeledahan rumah terduga di Kampung Sekip Rt 3 Rw 23, Kadipiro, Banjarsari, Solo. Jarak rumah korban dengan lokasi penangkapan hanya berjarak satu kilometer.

”Saya gak tahu waktu ditangkap karena tidak ada pemberitahuan. Saya hanya menjadi saksi saat petugas mengamankan sejumlah barang milik Rochim,” terang anggota Linmas Kelurahan Banjarsari Agus Santoso, Jumat (16/8).

Jelas Agus, petugas mengamankan sejumlah barang milik Abdurrochim. Diantaranya buku, beberapa VCD, sangkur, flashdisk, ponsel, kompas dan baju beladiri. Saat ikut menjadi saksi penggeledahan di rumah tetangganya, Agus mengaku tidak melihat bahan kimia atau bendera-bendera.

”Penggeledahan kurang lebih 30 menit. Dan memang benar kalau Rochim pernah ditangkap Densus,” katanya. Pada tahun 2010, Abdurrochim pernah ditangkap atas kasus terorisme share video latihan di Aceh.

Menurut informasi yang dihimpun, selama ini Abdurrochim bekerja sebagai guru mengaji TPQ Masjid Baiturrahman yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya. Juga bekerja di bengkel dinamo. Para tetangga mengaku terduga pelaku belum pernah menunjukkan sikap yang aneh selama tinggal bersama orang tuanya. (han/jar)

Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: