Kades di Wonosobo Gratiskan Lahan Untuk Pemakaman Jenazah Covid-19

BNews—WONOSOBO— Kepala Desa Talunombo di Kecamatan Sapuran, Temanggung mendapat simpati banyak publik setelah merelakan lahan seluas 2.500 meter persegi untuk dijadikan makam bagi para korban covid-19. Kades bernama Badaruddin ini terketuk hati nuraninya karena maraknya terjadi penolakan pemakaman jenazah korban oleh oknum warga di berbagai daerah.

Video menyentuh ini diunggah Instagram resmi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, ganjar_pranowo, Senin (13/4). Dalam unggahannya, Ganjar mengucapkan terima kasih kepada Badaruddin

”Makasih pak kades… percayalah, banyak orang baik disekitar kita… #pakai masker #cucitanganpakaisabun #jagajarak,” tulis Ganjar dalam keterangan di video tersebut.

Badaruddin dalam video tersebut mengatakan, merasa miris mendengar informasi dari berita cetak maupun media sosial. Banyak sekali warga atau tenaga medis yang sudah menjadi korban keganasan virus corona. Sehingga sampai pemakaman pun banyak sekali orang menolaknya.

Teranyar, insiden penolakan terjadi di Disin Sewakul, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ugaran Barat, Kabupaten Semarang. Beberapa oknum warga merasa gerah karena seorang perawat RSUP Kariadi Semarang hendak dimakamkan  di wilayahnya.

”Untuk itu saya Badaruddin, ada lahan sekitar 2500 meter ini saya menyediakan barang siapa ada korban corona,” kata dia.

”Ini adalah bentuk apresiasi saya. Bentuk rasa hormat saya. Bentuk rasa tanggung jawab saya kepada sesama manusia. Nantinya agar digunakan, agar menjadi kemanfaatan, Aamiin Yaa Robbal Alaamiin,” tutup dia.

Loading...

Langkah Badaruddin ini menuai komentar positif dari para netizen. Akun bernama bernandadaniar menyebut ia sebagai pahlawan kemanusiaan.

”Bapak Badaruddin pahlawan kemanusiaan, disaat manusia mulai terkikis rasa kemanusiaannya.. terima kasih bapak,” salut dia.

Komentar senada juga diungkapkan akun fatkhujeesung yang menyebut sikapnya patut dicontoh semua pemimpin. ”Ini baru pak kades yang patut di contoh di semua kades Indonesia,” sarannya.

Diketahui, Desa Talunombo berlokasi di selatan Wonosobo menuju Kabupaten Purworejo dengan jarak sekitar 20 kilometer dari Kota Wonosobo.

Dengan protokol pemakaman korban covid-19, yang hanya memberi waktu empat jam sebelum dimakamkan. Maka, otomatis yang bisa menggunakan makam desa Talunombo hanya wilayah terdekat Wonosobo, seperti Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Purworejo. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: