Kasus Narkoba di Magelang Meningkat, Mertoyudan Mendominasi

BNews–MUNGKID– Kasus Narkoba di wilayah Kabupaten Magelang mengalami peningkatan di tahun 2019. Hal ini dibuktikan dengan 39 kasus terungkap oleh jajaran Sat Narkoba Polres Magelang selama satu tahun.

Kapolres Magelang, AKBP Pungky Bhuana melalui Waka Polres Magelang Kompol Eko Mardiyanto mengatakan jumlah kasus tersebut naik drastis. “Data kasus narkoba tahun 2018 yang berhasil diungkap sejumlah 22 kasus. Sedankah tahun 2019 ini sebanyak 39 kasus,” katanyaa saat press rils di Mako Polres Magelang siang ini (24/12).

Disebutkan untuk 22 kasus narkoba tahun 2018 juga diamankan sebanyak 26 tersangka. Sedangka untuk tahun 2019 ini dengan 39 kasus diamankan 47 tersangka diantara terdapat dua orang perempuan.

“Dengan kenaikan kasus ini tentunya juga jumlah barang bukti yang diamankan juga meningkat. Pada tahun 2019 ini barang bukti berupa Ganja seberat 5,47 gram, Sabu-sabu 39.10, Tembakau Gorila 35,41 gram dan obat daftar G 21.439 butir,” paparnya.

“Untuk jenis Tembakau Gorila ini memang baru pertama kali diamankan di Magelang. Hal ini karena sebelumnya belum masuk dalam daftar terlarang,” imbuh Waka Polres.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Dijelaskannya juga, terdapat 9 Kecamatan dari 21 Kecamatan di Kabupaten Magelang pernah terungkap kasus narkoba ini. “Untuk TKP terbanyak di wilayah Kecamatan Mertoyudan sebanyak 12 TKP. Selanjutnya Muntilan 7 TKP, Mungkid 4 TKP, Secang 5 TKP, Tempuran 4 TKP, Windusari 3 TKP, Salam 2 TKP, Tegalrejo dan Borobudur 1 TKP,” jelasnya.

“Untuk total tesangka 47 orang dengan rincian 45 laki-laki dan dua perempuan. Sedangkan rentan umur tersangka yakni 17-15 tahun 14 orang, 26-30 tahun 9 orang, 31-40 tahun 16 orang, 41-50 tahun 6 orang dan lebih dari 50 tahun 2 orang,” terangnya.

“Dari pengungkapan kasus 2019 ini melebihi dari target awal. Dimana Sat Narkoba Polres Magelang menarget 30 kasus ternyata berhasil mencapai 39 kasus terungkap,” tegasya.

“Kami himbau kepada seluruh masyarakat untuk mawas diri terkait pergaulan orang-orang terdekatnya. Antisipasi peredaran Narkoba di wilayah Kabupaten Magelang yang semakin meningkat. Kami Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa peran serta masyarakat mengantisipasinya. Oleh sebab itu mari bersama-sama berantas peredaran Narkoba di Kabupaten Magelang,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: