Kisah Haru Kakek Pemulung Jadi Korban Begal, Uang Tabungannya Dirampas

BNews–NASIONAL– Kisa pilu menimpa seorang kakek pemulung berusia 68 tahun menjadi korban begal. Uang tabungan hasil mulung Rp 800 ribu dirampas pelaku, dan mengalami luka lecet-lecet.

Kisah tersebut viral di media sosial facebook beberapa waktu lalu. Video keterangannya ramai beredar di time line facebook.

Diketahui, Kakek tersebut bernama Aman. Ia dibegal di wilayah Gandus, Sumateran Selatan. Saat itu Kakek hendak pulang setelah menjual hasil mulungnya di pengepul, uang hasil penjualannya dirampas begal yang diketahui masih remaja.

Dalam video yang disebar pemilik akun Ian Noza, tampak Kakek Aman menunjukkan luka lecet di bagian lengan dan dahi akibat menjadi korban begal tersebut.

“Beliau cukup miris bekerja sehari-sehari sebagai pembawa kayu pake gerobak dan mengumpulkan barang bekas uang tabungan dari bekerja sebesar Rp 800.000. Dibegal anak remaja. Untuk pelaku, semoga cepat ditangkap dan mendapatkan azab dari Allah Swt,” tulis Ian Noza.

Peristiwa yang dialami kakek Aman juga disebarkan ulang oleh akun Aksi Cepat Tanggap.

Lewat laporannya, Aksi Cepat Tanggap menyampaikan, sehari-hari Kakek Aman bekerja dari jam pukul 08.00 pagi hingga pukul 17.00 sore. Ia bekerja sebagai pengumpul barang bekas dan pembawa kayu dengan menggunakan gerobak.

Loading...

“Dalam sehari, penghasilan kakek Aman berkisar antara Rp 30.000 – Rp 50.000. Meski sudah tua, kek Aman masih giat bekerja demi keluarga yang ia cintai,”

DOWNLOAD MUSIK KEREN (KLIK DISINI)

Dalam kondisinya yang terbatas ini, kek Aman pernah mengalami musibah yang hingga hari ini masih beliau ingat.

“Dalam kondisinya yang serba terbatas ini kek Aman pernah menjadi korban begal di rumahnya sendiri. Dan uang tabungan hasil mengumpulkan barang bekasnya raib tak bersisa,” tulis akun ACT.

Tim ACT melalui Masyarakat Relawan Indonesia Sumatera Selatan mengunjungi kediaman Kakek Aman dan menyampaikan kondisi rumahnya yang cukup memprihatinkan.

Rumah tersebut sudah bolong hampir di semua sisi bangunan, jika hujan datang air pun masuk kerumahnya.

Di dalam rumah tersebut, Kakek Aman tak memiliki sanitasi yang baik. Tak ada pembatas antara kamar dan dapur. Plastik-plastik bekas yang dia kumpulkan demi menambah penghasilan juga terlihat menumpuk di rumah tersebut.

Hari itu, tim ACT dan MRI Sumatera Selatan mendatangi kek Aman dan memberikan amanah dari Sahabat Dermawan. Dari raut wajahnya yang tak terekam kamera, ia sangat bahagia dan berterima kasih kepada para dermawan yang membantunya.

“Terimo kaseh yo nak, lah galak dateng kesini, kaseh bantuan jadi pacak untuk berobat dan makan terimo kaseh nian,” tutur kek Aman dalam bahasa Palembang.

“Terimo kaseh yo nak, lah galak dateng kesini, kaseh bantuan jadi pacak untuk berobat dan makan terimo kaseh nian,” tutur kek Aman dalam bahasa Palembang.

Sejumlah netizen geram dengan begal yang tega beraksi di kediaman Kakek Aman.

“Ya Allah kasihan nyo biadab pelaku nyo ,jaman maini Ari nak nyabu tula budak” dak galsk begawe moga cepet dpt balesan dari Allah,” tulis Salmi Herwani.

“Pergeseran sendi om itu bahu ny tolong kalu ado keluarga ny bawak ke tukang urut patah kalo dak cepet di anui kagek keras tangan ny itu om dak pacak Gerak, semoga pelaku ny cepet ketangkep,” tulis Jorge Ang. (*/Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: