Kisah Korban MLM Q Net (part 2): Dipaksa Hutang Untuk Beli Produk

BNews—MAGELANG— Selama bergabung di MLM Q Net dan dikarantina, para korban diminta untuk membeli sebuah produk kesehatan. Harganya Rp 8,5 juta.

“Dan barang yang disuruh membeli itu bentuknya bulat kayak terbuat dari bahan kaca,” terangnya. Barang itu dikenal sebagai cakra.

Saat itu Bunga tidak memiliki uang. Dia dipaksa. Harus beli. “Saya diminta untuk hutang,” katanya.

“Bahkan saat itu saya suruh ambil BPKB kendaraan milik orang tua saya untuk digadaikan, bayangkan saja sedurhaka itulah seorang anak kepada orang tua,” bebernya.

Saat mau ambil BPKB Kendaraan orang tuanya, Bunga diantar oleh leadernya. “Saat dirumah itu ibu saya diajak ngobrol oleh leader saya. Dan saat itu saya suruh cepat-cepat ambil BPKB kendaraan namun tidak berhasil,” ungkapnya.

Bunga mengaku paksaan leadernya membuatnya harus takluk. Dia akhirnya mendapat pinjaman Rp 850 ribu. “Akhirnya saya meminjam teman saya dan dikasih uang sebesar RP 850 ribu. Dan akhirnya leaderku menerimanya,” akunya.

BACA JUGA : BEGINI PENAMPAKAN RUMAH MEWAH MILIK BOS Q NET YANG DITANGKAP POLISI

Saat itu Leadernya juga merayu Bunga untuk mengajak teman-temannya untuk bekerja sepetinya. “Saat itu saya dijanjikan jika berhasil ajak satu teman bekerja sepertinya akan dapat uang $225 Dollar. Siapa yang gak seneng dijanjiin seperti itu, tetapi lama aku mencari teman tidak ada yang mau,” imbuhnya.

Lama kelamaan kondisinya mulai memprihatinkan. Dia sudah mulai jarang diberi makan. Upayanya mengajak rekannya masuk ke bisnis MLM pun tak membuahkan hasil.

Tiga bulan Bunga mampu bertahan dengan kondisi memprihatinkan. “Sempat si leader bertanya terus sudah dapat teman belum, dan saya jawab belum. Namun leader itu terus memotivasi saya untuk cari temen lainnya. Dan saat itu saya suruh siap-siap karena besok mau diajak ke rumah yang punya Bisnis Q Net di Madiun,” ungkapnya. (bersambung)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: