Korban Predator Seksual Asal Jambi Bertambah 206, Mayoritas Laki-laki

BNews—NASIONAL— Mahkamah Banding Inggris memutuskan memperpanjang hukuman Reynhard Sinaga jadi minimum 40 tahun. Perpanjangan hukuman Reynhard diputuskan oleh Mahkamah Banding Inggris pada Jumat (11/12).

Polisi Manchester Raya, Mabs Hussain mengatakan, pihaknya sangat senang karena Reynhard mendekam di penjara sepuluh tahun lebih lama.

”Menyambut keputusan hari ini dan kami senang bahwa Sinaga akan mendekam di penjara selama sepuluh tahun lebih lama,” kata Hussain.

”Dari pembicaraan dengan banyak korban, kami tahu bahwa banyak yang juga menyambut hasil ini. Dan merasa diperberatnya hukuman ini menggambarkan kekejaman kejahatan yang dilakukan,” imbuhnya.

Pada pertengahan Oktober, Kejaksaan Agung Inggris mengajukan permohonan hukuman seumur hidup total. Namun, dalam keputusannya, Mahkamah Banding menyebut para hakim sepakat hukuman seumur hidup total ’tidak tertutup’ pada kasus pembunuhan berat saja.

Sebab, kasus pria kelahiran Jambi ini dinilai bukan pembunuhan. Walhasil, jaksa mengatakan penambahan hukuman untuk Reynhard menjadi 40 tahun penjara. Ia baru bisa mengajukan permohonan bebas setelah mendekam di penjara selama 40 tahun.

Terkait penambahan korban, Kepolisian Machester Raya mengatakan ada 23 korban lain yang telah teridentifikasi. ”Sebagai hasil dari penyelidikan lebih lanjut, pihak penyidik percaya bahwa Sinaga melakukan kejahatan seksual terhadap 206 pria,” ujarnya.

Sementara itu, polisi mengatakan belum mengidentifikasi sekitar 60 pria. ”Kami masih belum mengidentifikasi sekitar 60 pria dan mendesak siapapun yang merasa mereka pernah menjadi korban untuk menghubungi kami,” ungkap Hussain.

Perlu diketahui, pihak kepolisian memperkirakan korban Reynhard berjumlah 195 orang dan dari jumlah tersebut ada 70 korban yang belum diidentifikasi. Dari 23 korban yang baru diidentifikasi, 12 di antaranya telah diketahui sementara cébelas lainnya masih belum.

”Seperti banyak korban lainnya, mayoritas pria ini tengah menikmati keluar malam di pusat kota Manchester sebelum menjadi sasaran Reynhard,” tambahnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: