Korupsi Dana BBM Pengangkut Truk Sampah, Dua Oknum Pegawai Pemkab Ditetapkan Jadi Tersangka

BNews–MAGELANG– Dua oknum pegawai Pemkab Magelang ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang. Mereka terbukti melakukan korupsi pembelian bahan bakar (BBM) operasional truk pengangkut sampah senilai Rp 755 juta.

Dan diketahui, kedua tersangka tersebut adalah Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup berinisial INS. Dan satu lagi adalah Kasubag Tata Usaha (TU) berinisial BBT.

Kepala Kejaksaan Negeri Magelang, Dandeni Herdiana mengatakan, kedua tersangka memanipulasi laporan pembelian BBM untuk operasional 24 truk sampah dan alat berat. Korupsi dilakukan pada tahun anggaran 2020.     

“Kita tetapkan tersangka adalah Kepala UPTD inisial INS dan Kasubag TU selaku kasirnya inisial B,” kata Dandeni Herdiana (3/11/2021).

Menurutnya, hal tersebut berhasil diungkap berdasarkan penyelidikan yang dilakukan sejak 14 Februari 2021 lalu. Dan kedua tersangka ini memalsukan kuitansi dan nota bukti pembelian BBM.

“Modusnya ada pertanggung jawaban, kuitansinya itu palsu. Jadi dalam pengelolaan itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Atau digunakan untuk kepentingan lain dengan menggunakan bukti palsu,” imbuhnya.

Kedua tersangka dijerat Pasal 2 UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), junkto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana tentang turut serta melakukan perbuatan hukum. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Selain dijerat pasal pemberantasan tindak pidana korupsi, kedua tersangka juga diancam Pasal 9 UU Tipikor. Yakni tentang pemalsuan bukti-bukti untuk pemeriksaan administrasi dengan ancaman hukuman maskimal 5 tahun penjara.

“Jadi seolah beli seharga sekian di tempat mana, padahal itu tidak benar. Jadi ini truk operasional pengangkutan sampah. Notanya bikin sendiri dengan mencetak sendiri,” terangnya.

Tersangka korupsi BBM Truk Operasional Pengangkut Sampah
Tersangka korupsi BBM Truk Operasional Pengangkut Sampah

Dandeni Herdiana juga menyampaikan bawha pemeriksaan saksi dan alat bukti kasus ini tetap dilanjutkan. Tujuannya adalah menelusuri kemungkinan adanya aliran uang ke pihak-pihak lain.

“Kita ambil dulu yang paling bertanggung jawab. Kita kumpulkan alat bukti, tidak hanya untuk mengejar tersangka lain tapi untuk follow the money. Menelusuri kemana uang itu dipergunakan untuk mengejar pengembalian kerugian keuangan negara,” kata Dandeni Herdiana.

Setelah status penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan, tersangka INS dan BBT langsung dititipkan di tahanan Polres Magelang hingga 22 November 2021. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: