Mabar Mobile Legend di National E Sport, Gubernur Jateng Pilih Pakai Hero Ini

BNews—SEMARANG— Dukungan pemerintah terhadap industri kreatif anak muda terus ditunjukkan. Tidak terkecuali oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Ganjar menghelar National E-Sport War From Home Central Java Governor Cup 2020. Bahkan, kemarin di sela sela mengikuti kegiatan orang nomor satu di Jateng itu ikut main bareng (Mabar).

Mabar bertajuk _friendly match_ tersebut disiarkan langsung di channel Youtube dan akun Facebook Ganjar Pranowo. Gubernur Ganjar yang memakai _nickname_ “Mr GP” berada satu tim dengan seorang pro player asal Jakarta yakni Maungzy.

Adapun lawannya adalah tim Alchemist asal Purbalingga yang juga peserta delapan besar kejuaraan National E-Sport  War From Home Central Java Governor Cup 2020.

Lantas apa hero yang dipilih gubernur? Dia memilih hero lokal asal Indonesia. Tank. Gatotkaca.

“Jadi hari ini akan melihat hasil kawan-kawan yang main e-sport Mobile Legend. Nanti kita mau main, kita tunggu nanti jam mainnya. Sekarang, ini (saya) mau diajari orang-orang untuk main game (Mobile Legend),” kata Ganjar saat menjawab tantangan Mabar dari panitia dan mencoba game di Kata Kopi Cafe, Semarang.

Ganjar mengatakan, mabar melawan tim Alchemist itu merupakan pengalaman pertamanya bermain game Mobile Legend. Maka dari itu sebelum bertanding Ia sempat berlatih sebentar untuk melemaskan jari-jarinya.

Loading...

“Sekarang kita mau lihat ini banyak hero yang akan kita pilih. Ada Lesley, Esmeralda, Valir, Uranos. Nah saya mau cari yang tokoh Indonesia, Gatotkaca! Kita pilih Gatotkaca. Sangar kan,” ungkapnya sambil menunjukkan karakter Gatotkaca.

Selama match berlangsung, Ganjar terlihat sangat menikmati. Gerakan jarinya pun cukup lincah meski mengaku baru pertama bermain. Sesekali ia juga tertawa melihat karakternya terkena serangan musuh. Match itu pun akhirnya dimenangkan oleh tim Ganjar Pranowo-Maungzy.

Kejuaraan National E-Sport War From Home Central Java Governor Cup 2020 ini merupakan ide Ganjar Pranowo dalam merespons anak-anak yang mulai merasa bosan di rumah karena pandemi. Ide tersebut kemudian direalisasikan dengan menggandeng Gmedia.

Kejuaraan itu bahkan mendapat umpan balik yang bagus dari para gamers Mobile Legend. Itu terlihat dari banyaknya animo gamers yang mendaftar. Target peserta yang semula hanya 300 tim kemudian dinaikkan tiga kali lipat menjadi 1.024 tim dari 112 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Dari total jumlah peserta, 750 tim berasal dari wilayah Jawa Tengah.

“Sebenarnya kita ingin mendorong anak milenial untuk masuk ke ruang kreatif, berpikir positif agar berkembang terus. Kejuaraan ini tidak hanya wadah bermain game atau menjadi atlet e-sport saja tetapi juga mengembangkan industri kreatif seperti menjadi _developer_ game atau menciptakan karakter game dari tokoh Indonesia,” kata Ganjar dalam talkshow sebelum Ganjar mabar Mobile Legend.

“Harapannya ini bisa berjalan terus. Kalau ternyata antusias pesertanya bagus, ini bisa berkelanjutan tiap tahun,” tambah Ganjar. (lhr/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: