Merasa Mampu, Sejumlah Warga di Sleman Menolak Bantuan Tunai

BNews—SLEMAN—Sejumlah warga di Sleman mengembalikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).Mereka lakukan itu karena merasa mampu dan tidak berhak menerima.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sleman, Budiharjo. Dia memaparkan jika warga menolak bantuan berharap bantuan dapat diberikan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan.

” Jumlahnya kurang lebih 15-20an. Alasan mengembalikan kepada pemerintah desa dikarenakan yang bersangkutan merasa tidak berhak karena sudah mampu, masih kuat bekerja dan berusaha,” kata dia, Rabu (10/6/2020).

Dia menjelaskan, BLT-DD pada bulan pertama telah disalurkan dari tanggal 15-22 Mei 2020 namun belum semua bisa diberikan. Sasaran penerima menurut data sebanyak 13.219 KK.

Sedangkan  hingga saat ini, data yang tidak tersalurkan berjumlah 268 KK. “Tidak tersalurkan dikarenakan adanya penerimaan ganda, sudah pindah alamat, meninggal dunia, dan juga ada yang menolak karena sudah mampu,” jelasnya.

Sementara itu, menurut salah satu warga yang mengembalikan bantuan, Mardi, yang berprofesi sebagai petani dari Desa Margoluwih, Kecamatan Seyegan. Dirinya mengembalikan undangan dan tidak menerima BLT DD karena merasa mampu.

“Karena menurut saya pribadi, saya masih kuat untuk bekerja dan berusaha. Lebih baik untuk yang lain yang membutuhkan sekali,” tandasnya.

“Mudah-mudahan yang saya lakukan ini bermanfaat bagi warga atau sebagaian masyarakat yang lainnya,” tutupnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: