NEKAT !!! Kronologi Seorang Pria Rebut Senjata Api Milik Polisi di Borobudur, Sempat Ditembakan

BNews–MAGELANG– Aksi nekat dilakukan seorang pemuda asal Jogja yang merampas senjata api milik petugas Satlantas Polresta Magelang. Dan akhirnya pemuda itu berhasil diringkus petugas.

Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun membenarkan kejadian tersebut. “Benar ada kejadian tersebut yang lokasinya di depan pintu gerbang SMK Muhammadiyah Borobudur. Waktunya sekitar pukul 08.30 wib pada Jumat 18 November 2022 lalu, ” katanya saat pers rils pagi tadi (22/11/2022).

Untuk pelaku sendiri diketahui seorang pria kelahiran Sragen tahun 1992 lalu yakni JP alias H. “Kini pelaku ini masih berstatus mahasiswa sebuah universitas negeri di Yogyakarta. Kalau alamat sesuai KTP di daerah Bumi Ejo Kecamatan Jetis Kota Jogjakarta, ” imbuh Plt Kapolresta.

Untuk kronologi kejadian, lanjutnya bermula pelaku ini naik mobil sedan merah AB 1582 YH bersama rekannya. Rekannya adalah HRS yang mengemudikan mobil.

“Jadi mobil ini melaju dari arah Polpar Borobudur menuju arah Pasar Borobudur. Yang merupakan jalan searah untuk roda empat. Saat itu petugas Satlantas Pos Borobudur yang berjaga berupaya menghentikan mobil tersebut,” paparnya.

Namun, katanya pengemudi ini tidak berhenti justru nekat melaju. Bahkan sempat hendak menabrak sejumlah warga yang menyeberang jalan.

“Karena hal itu petugas mengejar mobil tersebut. Dan kebetulan ada truk parkir di TKP sehingga mobil tersebut terhenti di depan pintu Gerbang SMK Muhammadiyah 1 Borobudur, ” ujarnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Saat itu juga, kata Plt Kapolresta petugas Satlantas menanyakan surat surat mengemudi. “Saat memeriksa itu, tiba tiba penumpang yang merupakan pelaku turun dari mobil. Kemudian lewat belakang mobil menuju arah petugas dari belakang. Saat itu pelaku langsung mengambil senjata api petugas yang berada di pinggangnya, ” terangnya.

Sementara itu ditambahkan oleh Kasat Reskrim Polresta Magelang, AKP Setyo Hermawan mengatakan bahwa senjata api yang direbut pelaku itu sempat diacungka ke petugas dan sejumlah arah. “Pelaku ini sempat mengaku anak polisi, sehingga petugas juga sempat meminta kembali senjata api itu. Jadi sempat ada dialog dulu, ” tambahnya.

Meski demikian, pelaku ini justru menembakan senjata api sebanyak dua kali. “Pelaku ini menembakan dua kali mengenai aspal dan trotoar. Dan petugas langsung menghindar saat itu, ” terangnya.

Namun, karena kesigapan petugas dan bantuan seorang anggota TNI pelaku berhasil dibekuk. “Jadi saat itu ada intel Korem Jogja yang sedang kontrol wilayah. Saat itu sedang duduk duduk di warung kopi dekat TKP. Karena mendengar keributan tersebut, anggota intel itu langsung merapat dengan membekuk pelaku dari belakang dengan memegang tangan dan mencepit lehernya. Kemudian senjata api direbut untuk diamankan, ” jelasnya.

Setelah diamankan, pelaku Langsung dibawa ke Polsek Borobudur. Dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, pelaku ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat dengan pasal berlapis. Yakni pasal 365 KUHP dan atau Pasal 362 KUHP JO 212 KUHP. Ancama hukuman maksimal 9 tahun kurungan penjara,” tandasnya.

Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun berharap bagi masyarakat yang melanggar lalu lintas dan saat diperiksa petugas agar menurut dan jangan melawan. ” Hal ini karena sudah ada aturannya, bahwa tidak boleh menghalangin atau melawan petugas kepolisian saat bertugas, ” harapnya.

JP, 30, pelaku tersebut mengaku panik dan karena rasa setia kawan. “Jadi saat itu sedang mengantar temannya yang mengemudi dari rumah Budhenya, karena hendak pulang ke NTT. Dan temannya mengaku tidak punya uang juga, sehingga spontan saya ikut panik dan melakukan aksi tersebut,” katanya kepada awak media.

Saat ditanya mengaku anak polisi, JP mengaku hanya mengadaada saja. “Cuman ngaku ngaku saja. Dan mobil yang dibawa juga rental,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!