Nenek 70 Tahun Dibuang di Jalan, Pelaku Bawa Mobil Kabur Dikejar Warga

BNews—JOGJAKARTA— Seorang nenek renta dibuang di jalan di Dusun Sorogenen, Timbulharjo, Sewon, Bantul, pada Rabu siang (9/2). Sebuah mobil yang diketahui meninggalkan lansia tersebut kabur saat dikejar warga.

Peristiwa ini diceritakan Kepala Dusun Sorogenen, Irvan Muhammad. Nenek yang mengaku bernama Ngatinem, 70, alias mbah Slamet menurutnya kali pertama ditemukan oleh warga Sorogenen bernama Thamrin, 30, pada Rabu sekitar pukul 14.00WIB.

Perempuan renta yang rambutnya sudah memutih dan tidak bisa berjalan itu diturunkan dari mobil kijang warna hijau ditepi jalan. Sementara mobil yang membawanya langsung kabur dan tak terkejar oleh warga.

”Diturunkan begitu saja di jalan penghubung Dusun Gandok dan Sorogenen.  Mobil yang bawa sempat dikejar oleh warga tapi tidak terkejar. Lalu Thamrin lapor dukuh setempat,” katanya.

”Saya lalu ke lokasi. Ternyata si nenek sudah berada di DAM Sungai Code Sorogenen dan sudah diberi makan dan minum oleh warga,” kata Irvan seperti dikutip Borobudur News dari Harjo, Kamis (11/2).

Saat diajak berkomunikasi, perempuan tersebut sempat kesulitan berbicara. Ia mengaku warga Sobayan Mredo, Bangunharjo Sewon.

”Namun setelah kami kroscek ke alamat yang dimaksud, ternyata ini bukan warga Sobayan. Namun sering tinggal di dusun tersebut dan tidak ada sanak famili,” jelasnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Irvan lalu mencoba menelepon seluruh relasi yang dia kenal mulai dari keluaran hingga kecamatan apakah ada yang mengenal perempuan malang itu. ”Sebab ini manusia yang tidak layak diperlakukan demikian,”tuturnya.

Hingga pukul 17.00WIB tidak ada respons dari pihak terkait (pemerintah). Bahkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) menurutnya juga tidak ada respons dan terkesan saling lempar tanggung jawab.

”Yang responsif cuma pihak Desa Timbulharjo melalui FPRB dan Pak Kapolsek (Sewon) langsung yang lobi-lobi tempat penampungan bersama saya,” ungkapnya.

Irvan lalu berinsiatif memosting kejadian di grup Info Cegatan Jogja (ICJ). Dengan harapan barang kali yangmengenal atau tahu dengan identitas nenek tersebut.

”Syukurlah pada pukul 17.00WIB ada respons dari relawan Mas Sihad URC yang bawa armada sendiri dan sudah komunikasi dengan Panti Hafara di Trimulyo Jetis. Si nenek akhirnya diantar ke Panti Hafara oleh mas Sihad URC sendiri,” ucapnya.

Belakangan kata dia, info dari TKSK menyebut perempuan telantar itu pernah ditangani Dinas Sosial. Sedangpengakuan dari nenek tersebut dia sering dibuang oleh keluarganya karena dianggap merepotkan.

”Bukan soal apa-apa dan kita tidak mau tahu apa urusan si nenek dengan keluarganya. Tiada lain tiada bukan ini soal kemanusiaan yang negara wajib hadir seharusnya,” pungkas Irvan. (ala/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: