Padepokan Ponpes MohMumut Mertoyudan Magelang Terbakar, Kerugian Rp50 Juta
- calendar_month Sel, 15 Sep 2026

Petugas Damkar Kabupaten Magelang saat padamkan kebakaran sebuah pondok di Mertoyudan magelang _15_9_2026_Dok Damkar
BNews—MAGELANG— Sebuah bangunan rumah tinggal atau padepokan milik Gus Mustofa Handoyo di lingkungan Ponpes MohMumut, Dusun Brajan, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, terbakar pada Selasa (15/9/2026) malam.
Kebakaran tersebut dilaporkan ke kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Magelang sekitar pukul 19.30 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik dan sempat membesar di bagian atap bangunan.
Petugas Damkar Kabupaten Magelang, Yoga Subarkah, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 19.30 WIB. Regu 2 Induk kemudian langsung diberangkatkan menuju lokasi.
“Santri mendengar percikan api saat listrik padam. Kemudian melihat kobaran api dari atap rumah, api semakin membesar kemudian saksi menghubungi kantor pemadam kebakaran,” kata Yoga Subarkah.
Damkar Tiba 4 Menit Setelah Berangkat
Berdasarkan laporan penanganan, Tim Regu 2 Induk Damkar Kabupaten Magelang berangkat pada pukul 19.31 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 19.35 WIB.
Petugas kemudian melakukan penanganan dan pemadaman mulai pukul 19.35 WIB hingga sekitar 20.10 WIB.
Yoga menjelaskan, setelah menerima laporan, personel langsung mempersiapkan peralatan sebelum menuju lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan tim regu 2 induk segera mempersiapkan alat dan personil kemudian menuju ke TKP. Selanjutnya melakukan pemadaman dengan aman dan selamat,” jelasnya.
Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik
Kebakaran diketahui setelah seorang santri mendengar suara percikan ketika aliran listrik padam. Saat diperiksa, santri tersebut melihat kobaran api muncul dari bagian atap rumah.
Api kemudian semakin membesar sehingga saksi, Habli Mubarok, yang merupakan santri, segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal sekaligus padepokan Gus Mustofa Handoyo di lingkungan Ponpes MohMumut.
Dari hasil penanganan, penyebab kebakaran sementara diduga akibat korsleting listrik.
Dua Rumah Santri dan Dapur Berhasil Diselamatkan
Petugas Damkar berhasil melakukan pemadaman sehingga api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Sebanyak dua bangunan rumah santri dan satu bangunan dapur berhasil diselamatkan dari kebakaran.
Meski demikian, bangunan padepokan yang terbakar mengalami kerusakan dengan perkiraan kerugian material mencapai sekitar Rp50 juta.
Kebakaran tersebut berdampak terhadap 17 santri yang tinggal di bangunan tersebut.
Lokasi Jauh dari Jalan Raya
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi kendala karena lokasi padepokan cukup jauh dari jalan raya.
Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan bagi petugas untuk menjangkau titik kebakaran. Meski demikian, proses pemadaman dapat dilakukan hingga api berhasil dikendalikan.
Dalam penanganan, Damkar Kabupaten Magelang menggunakan perlengkapan alat pelindung diri (APD), empat nozzle ukuran 1,5 inci, dua selang ukuran 1,5 inci, serta senter.
Petugas juga mengerahkan Unit Zigler 03 dan ambulans dalam penanganan kejadian.
Libatkan Sejumlah Instansi
Penanganan kebakaran di Dusun Brajan, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, tersebut melibatkan sejumlah unsur.
Selain Damkar Kabupaten Magelang, petugas dari Koramil Mertoyudan, Polsek Mertoyudan, BPBD Kabupaten Magelang, LPBD Desa Danurejo, serta warga turut terlibat dalam penanganan.
Setelah pemadaman selesai, kondisi di lokasi dinyatakan aman. Petugas memastikan tidak terdapat potensi penyebaran api ke bangunan lain yang telah berhasil diselamatkan. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar