Pelajar SMA Ini Temukan Obat Kanker

BNews—HEALTH— Penyakit kanker menjadi salah satu momok menakutkan bagi manusia. Beberapa tes dan penelitian dilakukan untuk menemukan obat penyembunya.

Seperti yang dilakuan Pelajar Kelas XI SMA Negeri 7, Kelurahan Manarang, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan ini. Mereka membuat teh herbal dari daun sirih dan kayu manis yang diklaim bisa menghambat pertumbuhan kanker dalam tubuh.

“Saat melihat artikel di website, pemerintah tak lagi menjamin obat kanker dalam BPJS, dari sana inspirasi kami muncul. Kami anak anak IPA kelas XI SMAN 7 Pinrang, membuat teh herbal dari daun sirih merah dicampur kayu manis. Tujuannya untuk menghambat pertumbuhan kanker dalam tubuh manusia,” kata Naila Putri, pelajar kelas XI SMAN 7 Pinrang.

Dari hasil penelitian dibimbing oleh guru pembimbing SMAN 7 Kabupaten Pinrang, daun sirih mengandung senyawa alkaloid dan flavonoid yang bisa menghambat laju pertumbuhan sel kanker.

“Dari hasil pengetahuan dan penelitian yang dilakukan pelajar dan guru pembimbing di sekolah. Kami menemukan kandungan daun sirih mengandung alkaloid dan flavonoid yang bisa menghambat pertumbuhan kanker,” kata Naila Putri.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Kepala SMAN 7 Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Ikwan Matu, mengatakan, teh herbal dari daun sirih merah buatan pelajar SMAN 7 Pinrang dinamai Red Ota. “Red Ota diambail dari bahasa Inggris Red yang artinya merah, sementara Ota dari bahasa bugis yang berarti daun sirih. Kami berharap The Herbal daun sirih butan siswi kami bisa dipasarkan, setelah akan kembali diteliti secara mendalam,” kata Ikwan Matu.

Farmakolog khusus herbal, Prof Gemini Alam mengatakan, sirih merah piper crocatum memang benar mengandung alkaloid dan flavonoid. Hampir semua jenis piper mengandung piperin dalam jumlah bervariasi. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: