Pemkab Magelang Siapkan Kuburan Khusus Jenazah Covid-19

BNews—MAGELANG— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menyiapkan lahan pemakaman khusus warga yang meninggal dunia akibat Corona Virus Disease 2019 alias Covid-19. Areal kuburan tersebut berada di Desa Progowati, Kecamatan Mungkid.

Diketahui, penambahan lahan ini perlu dipersiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan kekurangan areal pemakaman. Mengingat belakangan peningkatan kasus positif dan kematian akibat Covid-19 diprediksi masih tinggi.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Magelang Kunta Hendradata menjelaskan, lahan pemakaman ini memanfaatkan bekas tanah bengkok. Lahan seluas seluas 1.600 meter persegi tersebut mampu menampung sekitar 300 petak makam.

”Lahan yang disiapkan berada di Desa Progowati, Kecamatan Mungkid. Memanfaatkan bekas tanah bengkok yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai lahan pertanian,” jelas Kunta seperti disitat Kompas, Selasa (13/7).

”Baik warga meninggal yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19, maupun yang sekedar suspek, semuanya bisa dimakamkan di lahan tersebut,” sambungnya.

Sebagai catatan, Kabupaten Magelang sudah memiliki 372 areal kuburan yang tersebar di setiap desa. Dan proses pemakaman jenazah Covid-19 berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan, Pemkab Magelang juga membentuk kelompok. Yakni relawan pemakaman dan pemulasaraan jenazah Covid-19 yang beranggotakan 25 orang.

Kelompok relawan ini akan melibatkan anggota dari organisasi pengurangan risiko bencana di desa-desa yang akan dibekali pelatihan khusus. Tugas mereka nantinya adalah menangani kasus kematian pasien konfirmasi ataupun suspek Covid-19 di luar rumah sakit.”Ini perlu dilakukan karena kronologis kematian pasien Covid-19 sangat beragam. Ada pasien yang meninggal saat melakukan isolasi mandiri di rumah, ada yang meninggal dalam perjalanan pulang atau menuju rumah sakit. Dan bahkan ada yang mendadak meninggal saat baru saja akan dibawa ke puskesmas,” katanya. (han/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: