IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Penelitian Ini Buktikan Malas Bangun Pagi Tanda Orang Pintar

BNews–NASIONAL Bangun siang rejeki dipatok ayam. Mungkin pepatah itu masih berlaku bagi masyarakat Indonesia pada era milineal kali ini susah bangun pagi.

Namun ada yang berbeda dari hasil penelitian atau riset dari para pakar ini. Dimana mereka mengungkapkan bangun siang menandakan orang pintar.


Memang bangun waktu pagi hari menjadi tantangan banyak orang. Jika Anda salah satunya, pasti sering merasa malas untuk bangun dan langsung memulai hari, lalu memilih untuk tidur lagi atau diam di kasur.

Berdasarkan sebuah riset terbaru, malas bangun pagi tidak selalu berarti buruk. Sulit bangun pagipun mungkin ini bangun bangun agiberhubungan dengan menentang kebiasaan nenek moyang.

Loading...


Menurut peneliti Satoshi Kanata dan Kaja Perina, kebanyakan orang zaman dulu tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. “Melakukan sesuatu yang menentang norma, hal tersebut dapat diartikan jika Anda lebih sesuai dengan kehidupan modern dan itu merupakan sebuah tanda kepintaran,” katanya.


Dirinya juga menjelaskan  bahwa keengganan untuk bangun pada watu pagi justru menunjukkan inisiatif. Saat kita mendengarkan keinginan tubuh dan tidak mengizinkan tubuh untuk diperintah oleh sebuah jam, hal tersebut menunjukkan kemandirian.


Hal ini juga berhubungan dengan mengapa orang ingin mencari minat mereka dan menemukan solusi sendiri. Menemukan solusi dari ingin tidur lebih lama pun menurut studi adalah sebuah logika dasar artinya Anda mengerti sebab dan akibat,” jelasnya.

BACA JUGA : Ini Bahaya Tidur Berdekatan dengan Smartphone


Selain menunjukkan tanda-tanda orang pintar, orang yang sulit bangun pagi karena biasanya sering tidur malam pun cenderung lebih bahagia. Hal tersebut terungkap dari sebuah penelitian University of Southampton mengenai pola tidur 1,229 wanita dan pria dan situasi sosioekonomi mereka.


“Ditemukan jika orang-orang yang tidur malam dan bangun di atas pukul 08:00 hidup lebih nyaman, bahagia, bahkan berpenghasilan lebih tinggi,” tegasnya.


Meski begitu, hal ini tidak berarti Anda harus memaksakan terjaga hingga malam dan bangun lebih siang atau tidur lebih lama. Karena menurut penelitian lain, orang yang tidur lebih dari 12 jam punya risiko kematian lebih tinggi.


“Beberapa juga menunjukkan jika orang yang bangun pada pagipagi biasanya lebih sukses. Karenanya, bangun siang atau pagi mungkin tak langsung berpengaruh pada karier tapi bagaimana Anda mengatur waktu atau bekerja keras,” tandasnya.

Namun hal ini kembali dengan pemahaman dan prinsip diri sendiri. Semangat hidup kembali kepada diri kita sendiri. (internet/bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: