IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Penerimaan PPB Melampaui Target, Wali Kota Magelang : Capaiannya Bukan 100 Persen Tapi 115 117 Persen

BNews—MAGELANG—Penerimaan PBB di Kota Magelang selama 5-6 tahun selalu melampaui target. Keberhasilan tersebut merupakan wujud nyata dari sinergitas semua elemen masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito saat pertemuan Musyawarah Lokal (Muslok) ke XIV Tahun 2020 Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Kota Magelang pada Minggu (6/9/2020).

Ia mengatakan bahwa masyarakat mempunyai kesadaran dan berperan aktif membangun Kota Magelang sehingga penerimaan PBB selalu mencapai target.

”Penerimaan PBB di Kota Magelang selama 5-6 tahun capaiannya bukan 100 persen tapi 115 117 persen, jadi ketika mencanangkan PBB Maret-April tidak sampai akhir tahun lunas semuanya,” kata Sigit.

Kota Magelang yang sudah berdiri selama satudasawarsa ini mengalami perkembangan karena partisipasi masyarakat yang terlibat dalam membangun kotanya. Sigit menjelaskan bahwa uang pajak yang mereka bayarkan juga akan kembali untuk dinikmati warga.

”Uang pajak mereka kembali kepada mereka. Di Kota Magelang hampir tidak ada jalan yang berlobang, pelayanan kesehatan gratis, tidak usah PNS, tidak usah pegawai, tidak usah polisi, rasah tentara, swasta pun gratis,” ungkap Sigit.

Partisipasi masyarakat untuk perkembangan kota salah satunya dapat diwujudkan dalam bentuk komunitas atau organisasi. Seperti Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Kota Magelang yang telah berkontribusi aktif dalam pengembangan di Kota Magelang.

Loading...

”Membangun Kota Magelang ini nggak gampang, bisa dikatakan 10 tahun ini pergerakannya cukup membanggakan. Hal itu tercapai karena semua elemen masyarakat ikut didalamnya, mengajak kebaikkan, mengajak tertib, mengajak bersih, saya dibantu oleh Orari melalui udara,” jelas Sigit.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Dalam muslok itu, Ketua Orari Daerah Jawa Tengah Praharto meminta Orari Lokal Magelang menjadi miniatur Orari Daerah Jawa Tengah yang sudah rukun. Ikut bergerak dan terlibat melayani Indonesia melaui daerah masing-masing.

“Saya mengharapkan hasil muslok ini nanti dapat menggambarkan miniatur kebersamaan dengan semboyan Orari Daerah Jawa Tengah bersih, kemudian untuk Orari Lokal Magelang bisa mengikutinya,” tegasnya.

Sigit berharap Kota Magelang bisa menjadi simbol “Singapuranya Jawa Tengah”. Meski minim sumber daya alam tetapi memiliki kekayaan wisata, salah satunya destinasi wisata dunia yakni Candi Borobudur di Kabupaten Magelang. (magang/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: