Penghargaan Pelopor Program “Jogo Tuk” Diperoleh Pemkab Magelang

BNews–MAGELANG– Pemerintah Kabupaten Magelang kembali meraih penghargaan sebagai pelopor program ‘Jogo Tuk’ (menjaga sumber mata air) di Jawa Tengah pada ajang malam apresiasi Tribun Inspiring Award sekaligus sebagai rangkaian acara 11 tahun Tribun Jogja yang diselenggarakan di Royal Ambarukmo Ball Room Kesultanan, Yogyakarta, Jumat (22/4/2022).

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas penghargaan yang telah diberikan kepada Kabupaten Magelang terkait kepedulian terhadap lingkungan, utamanya dalam menjaga kelestarian sumber mata air.

Untuk diketahui sebelumnya, bahwa Pemerintah Kabupaten Magelang telah berkomitmen serta melakukan segala upaya untuk melestarikan sumber-sumber serta debit mata air di berbagai desa melalui program ‘Jogo Tuk’.

Hal ini dibuktikan oleh Bupati Magelang beserta jajarannya, terutama Dinas Lingkungan Hidup dan OPD terkait lainnya; untuk menggalakkan giat penanaman pohon setiap hari Sabtu sambil Trabas (mengendarai trail) ke desa-desa di wilayah Kabupaten Magelang.

Selain itu, melalui Peraturan Bupati bagi para PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang yang akan pensiun harus memberikan sedekah jariyah bisa berupa buku ataupun bibit pohon yang bernilai manfaat konservasi seperti bibit pohon beringin; gayam, dan yang lainnya.

“Segala upaya untuk menjaga mata air ini kita lakukan untuk anak cucu kita, serta generasi selanjutnya,” kata, Zaenal Arifin.

Selain itu secara teknis, di setiap desa juga dibentuk komunitas Jogo Tuk dengan SK Kepala Desa. Lalu diberikan lah pelatihan kepada komunitas Jogo Tuk yang ada di setiap desa untuk merawat setiap mata air secara teoritis maupun praktek; seperti penanaman pohon, pembuatan sumur resapan dan biopori.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Program tersebut dibuat sebagai upaya untuk mematahkan hasil penelitian dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI); yang memprediksikan bahwa tahun 2040 pulau Jawa akan mengalami krisis air.

Menurutnya, keberadaan mata air ini sangatlah penting apalagi saat ini Kabupaten Magelang telah menjadi salah satu project; pengembangan pariwisata bersekala super prioritas, yakni pada kawasan Borobudur.

“Pada intinya semua harus bergotong royong untuk menjaga mata air dan melestarikan lingkungan untuk Kabupaten Magelang,” tuturnya.
(*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!