Pengusaha Khawatir Tol Bawen Jogja Matikan Perekonomian Kecil

BNews–MUNGKID– Pelaku usaha khususnya oleh oleh di Kabupaten Magelang menolak wacaba pembangunan jalan tol Bawen Jogjakarta. Pasalnya hal itu dinilai akan mematikan perekonomian mereka.


Rencananya pembangunan jalan Tol tersebut juga akan segera dilaksanakan pada tahun 2018, dan ditargetkan rampung pada tahun 2020 mendatang. Jalur jalan tol akan melewati 44 desa di 8 kecamatan Kabupaten Magelang

Salah satunya pengelola pusat oleh oleh Endang Jaya Blondo Mungkid Magelang, Sony Wardana Putra menerangkan bahwa hal tersebut merupakan dampak yang harus diperhatikan oleh pengusaha pusat oleh-oleh, meskipun realisasi jalan Tol masih lama. “Yang jelas arus  kendaraan luar kota, kemungkinan akan lebih memilih jalan Tol sebagai akses yang lebih cepat menuju lokasi yang dituju,”katanya (20/12).


DPD PKS Magelang Ramadhan

“Tentunya hal ini akan mengakibatkan turunnya omset penjualan oleh oleh khas Magelang yang berada di jalur utama Bawen-Yogyakarta,”imbuhnya.


Sony menambahkan jika nantinya semua ini terjadi tentunya tidak hanya pengusaha oleh oleh saja, namun para pedagang pinggir jalan, rumah makan, pedagang musim liburan juga akan terknpena imbasnya.“Banyak pedagang oleh-oleh di sepanjang jalan utama, selain toko oleh-oleh, seperti pedagang buah musiman, rumah makan, pedagang souvernir khas Magelang dan lain sebagainya,”paparnya,



Menurur data Disperindagkop UMKM Kabupaten Magelang, menyebutkan terdapat puluhan toko oleh-oleh disepanjang jalan utama Secang hingga Muntilan.“Secang hingga Payaman ada 3 toko besar, Mertoyudan 4 toko, Blondo 1 toko, Blabag 2 toko, Palbapang 3 toko, Muntilan 4 toko, Gulon 1 toko dan Salam 2 toko dan Itu baru toko besar belum yang berwujud warung atau toko lebih kecil,” ungkap Staf Bidang UMKM Disperindagkop UMKM Kabupaten Magelang, Suryanto.


“Saya kira semua kemungkinan itu bisa terjadi apabila tidak ada terobosan agar warga pelintas luar kota tetap bisa mampir dan membeli oleh-oleh di toko-toko tersebut,”pungkasnya.(bsn)


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: