Penjual Angkringan Cantik Sukses Raup Rp 250 Ribu Perhari

BNews–JATENG– Siapa sangka perempuan cantik dengan status singgle parent atau janda ini mampu mengantongi penghasilan perbulan mencapai kurang lebih Rp 7,5 juta dari usaha HIK-nya. Ia adalah Dewi Novita Wati, 27, yang viral jualan HIK di daerah Kampung Distikan Kelurahan Nusukan, Banjarsari, Solo.

Angkringan atau HIk yang dikelola bernama Hik Mbah Dewi. Beberapa hari terakhir viral di media sosial karena seorang perempuan cantik singgle parent atau janda berjualan di HIK.

Hik itu juga viral di medsos setelah seorang ibu dari teman sekolah anaknya mengunggah fotonya di Facebook. Para netizen penasaran dengan sosok Dewi yang masih muda berpenampilan menarik tapi mau berjualan angkringan.

Sebenarnya tak ada yang begitu istimewa dari angkringan yang sudah buka sejak tahun 2011 itu. Dewi menjual menu standar angkringan khas Solo seperti gorengan, bacem, nasi sambal bandeng dan sayuran.

Selain berbagai gorengan, angkringan Dewi juga menyediakan aneka sayur masakannya sendiri. Seperti rica ayam, lodeh, soto dan kare. Angkringan Dewi buka mulai pukul 06.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Daya tarik hik di Nusukan, Solo, ini ada pada sosok bakulnya, Dewi. Wanita muda, cantik dan berpenampilan menarik itu menjadi magnet kuat orang-orang untuk datang, terutama para pria.

Apalagi janda satu anak ini supel atau ramah. Dewi pun dengan sabar melayani permintaan selfie beberapa pembeli pria yang mampir ke warungnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Dia mengaku baru dua tahun terakhir berjualan angkringan. Warga Minapadi RT 002/RW 009 Nusukan Solo itu melanjutkan usaha ayahandanya yang meninggal dunia dua tahun lalu.

“Dulu pas Bapak yang pegang buka malam. Tapi tidak kuat lalu buka pagi hingga siang. Terus saya lanjutkan buka pagi sampai siang pukul 14.00 WIB,” katanya dikutip SP.

Dari berjualan makanan di hik yang berada di Nusukan Solo, Dewi mampu meraup omzet kotor hingga Rp250.000 per hari. Dia tidak bisa memasak terlalu banyak karena harus menjaga anak semata wayangnya yang masih berusia lima tahun.

“Soalnya saya masak ya enggak banyak setiap harinya. Kalau sayuran sudah habis ya sudah. Setelah jualan saya di rumah saya main sama anak semata wayang saya yang baru berumur lima tahun. Ya sembari menyiapkan bahan-bahan sayuran buat besok,” pungkasnya. (*/islh)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: