Perkantoran Pemkab Magelang Jadi Klaster Covid-19

BNews—MUNGKID—Sejumlah pegawai perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang, terkonfirmasi positif Covid-19. Catatan terbaru, ada sejumlah kasus yang ditemukan di delapan kantor pemerintahan di wilayah tersebut.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi menyebut, Sebagian besar kasus merupakan hasil swab massal dan tracing. Kasus tersebut muncul di kantor pemerintahan meliputi dinas, kantor kecamatan dan sebuah badan.

”Sebagian besar kasus yang ditemukan merupakan hasil tracing dan swab massal. Seperti di sebuah badan, sebelumnya ada tiga pegawai yang positif Covid-19 kemudian kita gelar swab massal pada 16 November 2020 dan hasilnya 11 pegawai juga positif,” terang Nanda, Senin (23/11/2020). Dikutip dari Kompas.com.

Berdasarkan data yang tercatat pada Senin (23/11/2020), sebuah dinas di Kabupaten Magelang melaporkan ada tujuh orang pegawainya positif Covid-19. Kemudian sebuah badan ada 14 orang, dan sebuah kantor kecamatan, tiga orang positif terinfeksi virus corona.

Lebih lanjut, Nanda mengatakan  pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan yang sedang menunggu hasil swab, menjalani isolasi mandiri hingga batas waktu yang ditentukan. Kemudian, sejak Senin (23/11/2020), satu kantor dinas dan satu kantor kecamatan menutup pelayanan untuk sementara waktu.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Terkait kasus Covid-19 di wilayah perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto memerintahkan Satpol PP untuk menggelar operasi yustisi di perkantoran. Terutama di area perkantoran di lingkungan Pemda Kabupaten Magelang.

”Satpol PP bersama tim suatu saat lakukanlah operasi di kantor-kantor. Untuk mengingatkan teman-teman kita, utamanya kantor Pemerintah Daerah. Nah, kita ini sebagai salah satu bagian dari Pak Bupati maka harus bisa menjadi teladan,” kata Adi, dalam keterangan pers beberapa waktu lalu. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: