Polisi Bakal Tegasi Pelanggaran Lalu Lintas di Muntilan

BNews–MUNTILAN– Satlantas Polres Magelang terima banyak keluhan terkait pelanggaran lalu lintas di wilayah Muntilan. Khususnya di jalur lambat pecinan Jalan Pemuda Muntilan, dimana banyak sepeda motor melawan arah.

Akp Fadli SH SIK, mengatakan, pihaknya telah menerima berbagai keluhan terkait hal tersebut. Adapun pelanggaran yang terjadi adalah melintasnya kendaraan bermesin, seperti sepeda motor, dijalur lambat yang dikhususkan untuk kendaraan non mesin seperti sepeda kayuh dan becak.

“Pengendara sepeda motor melanggar dijalur lambat tersebut mayoritas untuk melawan arah, dari utara ke selatan, karena jalan utama hanya untuk satu arah,” katanyanya seperti yang dikutip ME (29/1/2020).

Untuk menindak lanjuti pelanggaran tersebut makan akan diberlakukan penindakan oleh petugas Satlantas Polres Magelang. “Penindakan terhadap melawan arah bagi kendaraan bermotor yang melintas dijalur lambat itu,”imbuhnya.

Sementara Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalulintas Dishub Kabupaten Magelang, Sudig Yurianto,S.Sos, mengatakan, jalur lambat dikhususkan untuk kendaraan non mesin. Sehingga pihaknya memasang rambu larangan disetiap ujung jalur lambat.

“Sudah kami pasang rambu larangan, namun jika hilang atau ada yang melepas, maka akan kami pasang lagi,”ungkapnya.

Pihaknya mengaku akan melakukan pengecekan keberadaan rambu tersebut. “Kami akan lakukan pengecekan sehingga jalur lambat tetap sesuai fungsinya,” tegasnya.

Sementara salah satu anggota komunitas sepeda onthel Moentilan Onthel Classic (Mooclass), Dimas Indra, mengatakan, pelanggaran tersebut terjadi karena jarang dilalui oleh kendaraan non mesin. “Di jlaur lambat itu jarang dilalui seperti sepeda kayuh dan becak. Sehingga sepeda motor sering melintas bahkan melawan arus,” paparnya.

Disebutkannya lagi, bahwa jalur lambat tersebut juga dipergunakan untuk parkir sepeda motor pembeli. “Disepanjang jalur lambat terdapat banyak toko-toko, dan banyak pembeli parkir di depan toko dimana ada trotoal dan jalur lambat,” ungkap Dimas Indra.

“Saya berharap jalur lambat tersebut kembali ke fungsinya yang semestinya. Dan ditambah kesadaran masyarakat agar tertib berlalu-lintas tidak menggunakan jalur lambat sebagai jalan pintas melawan arah,” pungkasnya. (*/bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: