Polisi Gulung Penambangan Liar di Srumbung, Dua Backhoe Diamankan

BNews—SRUMBUNG—Seorang pemuda berumur 20 tahun diamankan jajaran Polres Magelang di daerah Ngori Dusun Kemiren Desa Kemiren Kecamatan Srumbung kemarin (22/1). Tersangka dengan inisial RS, 20 yang merupakan petugas DO tertangkap tangan melakukan usaha penambangan tanpa mengantongi IUP, IPR atau IUPK di sebuah lahan di lereng Merapi tersebut.

 

Kapolres Magelang melalui Kasat Reskrim Polres Magelang, AKP Bayu Aji Hariyanto mengatakan  bahwa pihaknya melakukan tindakan terhadap pelanggaran tersebut berdasarkan pasal 158 UU No 4 tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batubara. “Tersangka memang sudah menjadi TO kami, dan jajaran kami terus melakukan penyelidikan dan selanjutnya melakukan tindakan pengamanan tersangka dan barang buktinya,” katanya kepada Borobudur News malam ini (23/1).

Advertisements


 

“Kami lakukan penindakan pada Selasa (22/1) sore kemarin sekitar pukul16.00 wib, dan berhasil mengamankan tersangak RS, 20 yang merupakan petugas DO setempat beserta barang bukti satu bendel Nota merk Paperline, dua unit Ekskavator merk Kobelco SK 200 warna hijau, satu buah ayakan pasir terbuat dari besi, serta Uang tunai sejumlah Rp 4.800.000,00.,”imbuhnya.

 

Kini pelaku dan barang bukti diamankan oleh jajaran Polres Magelang. “Dalam hal ini pelaku melanggar pasal 158 UU No 4 tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batubara, dimana Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP,  IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37, Pasal 40 ayat (3), Pasal 48, Pasal 67 ayat (1), Pasal 74 ayat (1) atau ayat (5) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah),” paparnya.


 

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka ini dan diketahui pemilik usaha tambang tersebut atas nama Andi orang Jakarta, dan kami sudah kami tetapkan menjadi DPO,” tegasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: