Pria Bertato Ditemukan Membusuk di Dalam Karung di Hutan Blora

BNews—BLORA— Sesosok mayat dalam kondisi setengah membusuk ditemukan dalam karung di hutan jati Petak 113 RPH Jati Kusumo Randublatung Kabupaten Blora Jawa Tengah, kemarin (11/7). Mayat pria berusia belasan tahun itu memilik tao dibagian tangan dan punggung.

Saat ditemukan kondisi mayat sangat mengenaskan. Diduga korban meninggal sejak tujuh hari lalu. Polisi menduga korban dibunuh.

Advertisements


Jasad tersebut kali pertama ditemukan oleh Ramijan alias Gowang, warga Dusun Loji Ijo, Desa Kalisari, Kecamatan Randungblatung. Saksi yang hendak pulang usai menggembala beberapa ekor sapi itu penasaran melihat sebuah karung yang mengeluarkan bau busuk.


Saksi pun semakin terkejut lantaran setelah dihampiri terlihat ada kaki manusia dalam karung tersebut. Selanjutnya, Gowang pun bergegas pulang untuk mengandangkan sapinya sekaligus mengabarkan kepada warga setempat.

Tim Satreskrim Polres Blora langsung bergerak ke lokasi. Melakukan identifikasi. Hari ini (13/7) polisi berhasil mengungkap identitas mayat tersebut.

Korban adalah anak putus sekolah berumur 16 tahun berinisial DT. Korban merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, putra pasangan Sarju, 51 dan Sulasmi, 50,  asal Kecamatan Jepon, Blora.  

“Benar identitas korban sudah ditemukan. Jenazah korban sudah dimakamkan,” kata Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi seperti dilansir harianblora.

Heri menjelaskan, DT diduga tewas akibat dibunuh. Hal itu terungkap dari hasil pemeriksaan ditemukan luka cekikan di leher dan luka di kaki. Jasad DT selanjutnya dibungkus karung hingga dibuang di kawasan hutan untuk menghilangkan jejak.  

“Identitas semula sulit diketahui karena sidik jari tak muncul di database E KTP. Ternyata masih anak-anak dan belum punya KTP. Ini berkat informasi dan pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya.

Polisi kini memburu pelaku pembunuhan terhadap DT. DIduga kuat adalah rekannya. (bn1/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: