Punya Kritik Saran? Warga Kota Magelang Bisa Hubungi Wali Kota Langsung, Ini Caranya

BNews–MAGELANG– Sebagai seorang  Wali Kota Magelang, dr. Muchamad Nur Aziz berusaha terbuka terhadap saran dan kritik dari warganya.

Dirinya membuka selebar-lebarnya kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan aduan kepadanya secara langsung. Selain bisa datang ke kantor atau rumah dinasnya, ia juga menerima aduan melalui saluran ‘Hallo Dok’.

Saluran ini menggunakan nomor telepon 0812-1115-0505, yang bisa diakses melalui pesan WhatsApp, dan media sosial Instagram @dokter_aziz_.

“Silakan manfaatkan ‘Hallo Dok’, ada permasalahan apa atau punya saran dan kritik apa yang membangun, sampaikan saja ke kanal itu,” kata dokter Aziz, (19/4/2021). dikutip harjo.

Ia mengatakan ‘Hallo Dok’ merupakan salah satu caranya untuk lebih dekat dengan masyarakat. Dari saluran ini diharapkan tidak ada sekat antara dirinya sebagai kepala daerah dengan masyarakat.

Komunikasi yang baik antar keduanya menjadi faktor penting agar roda pemerintahan berjalan semestinya dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat.

Ia meminta masyarakat tidak sungkan dengannya, sehingga keinginannya “nyawiji” dengan rakyat dapat terwujud.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

 Ia juga tidak akan membeda-bedakan golongan masyarakat, dan berkomitmen untuk bersama-sama membangun Kota Magelang. Sehingga dapat terwujud visi “Kota Magelang Maju, Sehat, dan Bahagia”.

“Saya bekerja tidak bisa sendirian, ada Pak Wakil, Pak Sekda, OPD, Forpimda, termasuk masyarakat. Kita harus bersama-sama membangun kota ini, sehingga kesejahteraan dapat terwujud,” jelasnya.

Salah satu warga Badaan, Kelurahan Potrobangsan, Solichin, 71, mengaku terbantu dengan kanal ‘Hallo Dok’ yang digagas oleh Wali Kota Magelang dokter Aziz.

Ia bisa berkomunikasi langsung dengan orang nomor satu di Kota Magelang itu untuk meminta bantuan. Yakni ketika ia dan istrinya dirawat di RSUD Tidar karena terpapar Covid-19.

“Bersyukur dan bangga Magelang memiliki Wali Kota yang sangat perhatian dan responsif terhadap warganya,” tutur Solichin.

Solichin bercerita, ketika di rumah sakit ia tidak bisa satu ruangan dengan sang istri. Anak bungsunya lantas menghubungi dokter Aziz meminta bantuan agar dirinya dan istri bisa satu ruangan untuk memudahkan perawatan. Tidak berselang lama, dokter Aziz langsung meresponsnya hingga akhirnya ia bisa dirawat bersebelahan dengan istri.

“Bahkan Pak Wali Kota, karena beliau seorang dokter penyakit dalam, sangat memahami kondisi saya dan ibu,” ucapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: