IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Rampok Berpistol di Ngluwar Magelang Ditangkap Polisi, Ini Identitasnya

BNews–MUNGKID– Kasus perampasan sepeda motor di wilayah Ancol Kecamatan Ngluwar berhasil diungkap Sat Reskrim Polres Magelang. Pelaku ini mengancam dengan menggunakan senjata api palsu.

Waka Polres Magelang, Kompol Aron Sebastian mengatakan untuk kejadian perampasan ini terjadi pada 14 Juni 2020 lalu. Dan untuk pelaku diamankan pada 13 Juli 2020 lalu pukul 23.30 wib.

“Dua pelaku berhasil kita amankan setelah petugas mendapat laporan dan melakukan penyelidikan,” katanya saat pers rils di Mako Polres Magelang siang ini (3/8/2020).

Dua pelaku yang diamankan yakni Musabikin, 43, warga Sidomulyo Kecamatan Salaman dan rekannya Alex, 40, warga Ringinanom Kecamatan Tempuran. “Kedua berhasil diamankan beserta barang bukti Honda Supra 124 warna hitam dengan nomor polisi AA-5935-NK,” imbuhnya.

Kedua pelaku ini, lanjutnya saat melaksanakan aksi mengancam korban dengan sepucuk senjata jenis pistolrevolvel. “Senjata tersebut ternya hanya sebuah korek api. Dimana bentuknya sama dengan pistol revovel, dan bahannya juga besi. Jadi wajar korban jika diancam jadi ketakutan dan mikir,” paparnya.

Sementara salah satu pelaku atas nama Musabikin, 43, diketahui merupakan residivis yang baru bebas dari penjara 25 April 2020 lalu karena program asimilasi. Sedangkan rekannya Alex yang membawa senjata tersebut merupakan pemain baru.

Pengakuan dari pelaku, senjata api jenis korek itu didapatnya dari seorang pemulung. “Kejadian itu spontan saja terjadi. Saat saya bersama rekan saya menaiki sepeda motor mio hendak ke pergi ke wilayah Tempel, Namun saat lewat jembatan ancol Ngluwar ada kesempatan merampas sepeda motor,” terang Musabikin saat ditanya awak media.

Loading...

Aron mengungkapkan kembali, bahwa keberhasilan ungkap kasus tersebut karena adanya Operasi Sikat Candi 2020 yang dilakukan oleh jajaran Polres Magelang. Beberapa kasus lain juga berhasil diungkap.

“Untuk kedua pelaku ini kita kenakan Pasal 365 KUHP Tentang Curas yakni pencurian dengan kekerasan atau ancama. Hukuman maksimal 11 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: